Pembunuhan Pelacur Gegerkan Inggris
Selasa, 12 Des 2006 14:06 WIB
London - Para pelacur di Inggris dilanda kecemasan. Polisi pun mengkhawatirkan keselamatan diri mereka. Sebabnya, sudah tiga perempuan panggilan ditemukan tewas terbunuh.Ditambah lagi, dua pelacur lainnya yang menghilang dan hingga kini belum diketahui nasibnya. Dunia prostitusi Inggris pun geger!Salah seorang korban, Anneli Alderton yang berusia 24 tahun, ditemukan sudah tak bernyawa di Kota Nacton. Korban lainnya, Gemma Adams (25) menghilang sejak 15 November lalu. Tubuh telanjang perempuan berusia 25 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di dekat Hintlesham pada 2 Desember lalu.Korban ketiga, Tania Nicol yang baru berumur 19 tahun telah menghilang sejak 30 Oktober lalu. Namun kemudian jenazahnya dalam kondisi tanpa selembar benang pun ditemukan di Kota Copdock pada 8 Desember.Demikian disampaikan para detektif di Suffolk seperti dilansir harian Inggris, Guardian, Selasa (12/12/2006).Kepolisian Inggris mengingatkan para wanita pelacur untuk menjauhi kawasan prostitusi Ipswich. Peringatan itu terkait dengan dugaan polisi bahwa seorang pembunuh berantai tengah menargetkan para pelacur.Demikian disampaikan Kepala Detektif Superintenden Stewart Gull, yang memimpin penyelidikan kasus ini. "Itu (pembunuh berantai) mungkin saja. Kami tetap berpikiran terbuka," ujarnya.Kepolisian juga mengkhawatirkan nasib dua pelacur lainnya, Paula Clennell (24) yang menghilang sejak 9 Desember lalu dan Annette Nicholls (29) yang belum ditemukan sejak 4 Desember.
(ita/sss)











































