Pesawat Mabrok Air 'Terbakar' di Bandara Ngurah Rai Bali

Pesawat Mabrok Air 'Terbakar' di Bandara Ngurah Rai Bali

- detikNews
Selasa, 12 Des 2006 13:41 WIB
Denpasar - Sebuah pesawat yang mendarat darurat di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, terbakar pukul 10.45 Wita, Selasa (12/12/2006). Dua penumpang tewas dan penumpang lainnya berhamburan keluar pesawat. Bandara mendadak diselimuti asap hitam pekat. Kabut hitam pekat tersebut berasal dari pesawat Mabrok Air yang mendarat darurat dan terbakar di Bandara Ngurah Rai, Bali. Pesawat jenis Boeing 777/200 yang mengangkut 81 penumpang tersebut mengalami kerusakan mesin dalam perjalanan dari Jakarta menuju Denpasar sekitar pukul 10.45 Wita. Mendadak kabut hitam pekat menyelimuti Bandara Internasional Ngurah Rai. Insiden ini menewaskan dua penumpang, 10 penumpang luka berat, 15 penumpang luka ringan, penumpang histeris 2 orang, dan penumpang selamat 45 orang. Penumpang pesawat berhamburan keluar dan segera mendapat pertolongan dari tim SAR. Terbakarnya pesawat Mabrok Air ini merupakan bagian dari simulasi latihan terpadu penanggulangan gawat darurat Dirgantara yang digelar di Bandara Internasional Ngurah Rai. Kabut hitam pekat buatan ini berasal dari ban yang dibakar, sementara pesawat yang terbakar adalah pesawat yang dibuat dari papan triplek. General Manager Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Bali Adi Ngadiri menyatakan, simulasi digelar sebagai bagian kesiapan penanggulangan gawat darurat dan aplikasi standar internasional dalam bidang keselamatan penerbangan. Simulasi ini juga ditujukan untuk mengaplikasikan sistem prosedur penyelamatan yang ada selama ini dan mengkaji kembali kelemahan-kelemahan dalam prosedur tersebut. "Apa tujuan dari latihan ini adalah untuk menguji dan mengukur response time atau ketanggapan dari unit-unit yang sudah ditetapkan dalam airud room emergency manual supaya ketika diperlukan itu mereka sudah bisa bergerak sesuai fungsi masing-masing," terangnya. Simulasi ini juga diharapkan untuk meningkatkan pelayanan terutama dalam bidang keselamatan dan kenyamanan bagi penumpang. Apalagi Bali merupakan daerah tujuan wisata dunia. (gds/nrl)


Berita Terkait