Alat Pemantau Tsunami Baru Dipasang di Perairan Mentawai

Alat Pemantau Tsunami Baru Dipasang di Perairan Mentawai

- detikNews
Selasa, 12 Des 2006 10:26 WIB
Padang - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Sumatera Barat (Sumbar) dengan dibantu enam orang teknisi dari Jerman kembali memasang peralatan early warning system (tsunami buoy) atau alat pemantau dini tsunami baru di perairan antara kepulauan Siberut Mentawai dan kepulauan Nias, Sumatera Utara. Sebelumnya, tsunami buoy yang dipasang diperairan Barat Sumatera itu terlepas dan mengalami kerusakan karena dipermainkan gelombang.Ketua tim survey BPPT, Wahyu Pandoe, ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/12/2006) mengatakan peralatan baru yang dipasang itu memiliki berat sekitar 2,5 ton dan diangkut ke Padang menggunakan kapal Baruna IV dari Jakarta. "Saat ini, peralatan itu sudah terpasang sekitar 120 km barat daya perairan Siberut, Mentawai," ujarnya.Dijelaskan, alat bantuan pemerintah Jerman itu akan mengirimkan data setiap detiknya ke posko pusat yang telah dibentuk di Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Jakarta untuk seterusnya disampaikan ke daerah yang terancam tsunami. Menurut dia, apabila terjadi elevasi permukaan air laut lebih dari 2,5 cm, maka alat tersebut akan mengindentifikasinya sebagai tsunami. Ditanya soal tsunami buoy yang sejak beberapa bulan lalu mengalami kerusakan, Wahyu mengatakan, peralatan tersebut masih masih diperbaiki di Padang. (yon/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait