Takut Omelan Mertua, Menantu Nekat Ngutil

Takut Omelan Mertua, Menantu Nekat Ngutil

- detikNews
Selasa, 12 Des 2006 00:09 WIB
Jakarta - Gara-gara takut omelan mertua ternyata orang bisa nekat. Tindakan kriminal pun dilakoni. Ini terjadi pada Ferli (27) warga Sumur Batu, Jakarta Pusat. Pria ini kedapatan mengutil di sebuah supermarket, alhasil dia pun kini meringkuk di Polsek Koja.Cerita bermula ketika Ferly, sejak 1 tahun lalu berhenti sebagai buruh di sebuah pabrik otomotif di Cikarang. Lama penganggur, suami dari Fiva Testi (28) ini pun harus pontang-panting mencari kerjaan. Apalagi sang mertua kerap mengomelinya dengan ucapan yang memerahkan kuping."Pulang nggak pernah bawa duit, anak gua mau dikasih makan apa," begitu kira-kira ucapan sang mertua yang galak itu.Akhirnya karena takut sekaligus bosan dengan ucapan sang mertua kala dirinya pulang ke rumah, Ferly pun lalu berpikir untuk mengutil di supermarket."Saya pilih di Jakarta Utara karena keamanannya biasa aja, kalau di Jakarta Pusat ketat," cetus Ferly di Polsek Koja, Jl Bhayangkara, Koja, Jakarta Utara, Senin (12/11/2006).Dipilihlah sebuah supermarket di Jl Cipeucang, Koja. Dua hari sebelumnya, Ferly telah berhasil menggondol 3 batang sabun Lifebuoy. Dan kali ini dia berencana untuk melakukan pengutilan dengan target yang lebih besar."Yang kemarin enggak ketahuan, sekarang saya coba ngambil 6 obat batuk yang mahalan, harganya 1 nya Rp 25 ribu," urai Ferly sambil menundukkan kepalanya.Aksi pun dia lakukan, pada Senin sore sekitar pukul 18.30 WIB, Ferly lantas memasuki supermarket itu. Lihat kiri-kanan, merasa tidak aman dia memasukkan 6 botol obat batuk itu ke dalam celananya.Namun tanpa diduga seoarng penjaga supermarket Agus (19) memperhatikan gerak-gerik yang mencurigakan dari pria pengutil ini. "Saya samperin dia tanya, cari apa mas?, tapi dia bilang mau cari majalah," tutur Agus.Agus tidak lantas percaya, dia terus memerhatikan pelanggan yang mencurigakan ini, hingga akhirnya dia melihat dari kaca besar yang di pasang di dinding atas, Ferly terlihat memasukkan obat batuk."Pas dia keluar saya tanya, soal obat batuk itu. Eh dia malah kabur, ya udah saya teriakin," imbuh Agus.Belum sempat melangkah jauh, Ferly lantas dibekuk warga dan pengunjung yang berada di sekitar supermarket itu. Belasan bogem mentah sempat mendarat di wajah dan tubuhnya, hingga luka memar pun terlihat jelas.Kini pria sial itu untuk beberapa lama memang tidak akan merasakan perihnya omelan sang mertua, tapi bisa dipastikan dinginnya lantai penjara serta teman-teman baru di sel akan lebih jahat dari mertua.Dasar nasib ... (ndr/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads