Akibat Dipukul, Lidya Pratiwi Harus Dirawat 3 Hari
Senin, 11 Des 2006 21:47 WIB
Jakarta - Meski hanya mengalami cedera ringan akibat dipukul, terdakwa kasus pembunuhan Lidya Pratiwi harus dirawat di RSPI Sulianti Saroso hingga 3 hari ke depan. Kondisi mental karena beban psikologis membuat Lidya stres dan kembali muntah-muntah."Lidya mengalami peningkatan tekanan di dalam otak (intracranial). Makanya rencananya akan dirawat 3 hari. Jika sudah stabil baru akan diserahkan ke kepolisian," jelas dokter yang merawat Lidya, Dr Ilham Patu, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (11/12/2006).Dari pengamatan sejumlah wartawan, hingga pukul 19.30 WIB kondisi Lidya masih terlihat syok, stres dan muntah-muntah. tampak selang infus dan oksigen masih menempel di tubuhnya.Dijelaskan Ilham, hasil pemeriksaan sementara bisa dijadikan rekaman visum untuk untuk disertakan dalam pemeriksaan lanjutan pihak kepolisian"Korban memang betul cedera ringan dan mengalami muntah-muntah. Tadi pukul 18.10 WIB dia muntah untuk kedua kalinya. Dia masih terlihat perlu penanganan intensif," imbuh Ilham.Sementara itu pengamanan di ruang IGD rumah sakit rujukan flu burung itu tidak terlalu ketat. Hanya tampak 2 petugas kejaksaan dibantu polisi dua berjaga-jaga. Namun wartawan tidak bebas masuk ke dalam ruangan.
(bal/bal)











































