Diperiksa KPK 12 Jam, Syaukani Pilih Bungkam

Diperiksa KPK 12 Jam, Syaukani Pilih Bungkam

- detikNews
Senin, 11 Des 2006 20:14 WIB
Jakarta - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Syaukani Hasan Rais memilih bungkam kepada wartawan yang menantinya usai diperiksa Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) sekitar 12 jam sejak pukul 07.30 WIB.Syaukani diperiksa terkait pelepasan lahan tanah untuk pembangunan Bandara Loa Kulu di Kukar, Kaltim."Sebagai warga negara yang baik, saya... Aduh kaki saya sakit," kata Syaukani yang keluar dari pintu belakang Gedung KPK di Jl Veteran III, Jakarta, Senin (11/12/2006). Syaukani yang mengenakan baju batik coklat dibalut jaket coklat memang baru menjalani operasi pada tempurung kaki kirinya beberapa waktu yang lalu.Dia kemudian hanya melontarkan senyum ketika kembali dicecar wartawan. Tanpa peduli Syaukani langsung masuk ke mobil Nissan Serena warna silver dengan Nopol B 1108 JZ dikawal bersama empat bodyguard-nya.Syaukani diperiksa KPK terkait pelepasan lahan tanah untuk pembangunan Bandara Loa Kulu di Kukar, Kaltim seluas 1300 hektar. Dari 1300 hektar, lahan baru dibebaskan seluas 300 hektar. 256 hektar diantaranya dimiliki 3 anak Syaukani yakni Windra Sudarta, Rita Widyasari, dan Silvy Agustina. Ketiganya sudah pernah diperiksa KPK beberapa waktu lalu.Untuk membebaskan keseluruhan lahan, Pemda Kukar menganggarkan biaya Rp 119,739 miliar. Rp 15,3 miliar diantaranya sudah dihabiskan untuk membeli tanah ketiga anaknya. Pembebasan lahan itu diduga mengandung unsur nepotisme karena pada Juni 2004, Syaukani pernah mengeluarkan SK pelepasan lahan bandara untuk membeli tanah milik ketiga anaknya. (bal/bal)


Berita Terkait