Kecelakaan Bus Jamaah Haji
Bus Oleng dan Nyusruk ke Pasir
Senin, 11 Des 2006 16:19 WIB
Makkah - "Bus tiba-tiba berguncang beberapa kali, kemudian nyusruk ke pasir. Penumpang menjerit ketakutan dan berebut keluar bus," kata Nasrudin (65), salah jamaah haji yang mengisahkan kecelakaan yang dialami bus yang mengangkut jamaah haji kloter 12 embarkasi Solo, dari Madinah ke Makkah.Menurut Nasrudin, sejak berangkat dari Madinah sekitar pukul 21.40 waktu setempat, perasaannya memang sudah tidak enak. Sebab, sopir yang belakangan diketahui bernama Abu Farouk itu, terlihat tidak tenang. Sebentar-bentar marah tanpa sebab yang jelas.Para jamaah lainnya sebenarnya juga memiliki perasaan yang sama dengan Nasrudin, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Jangankan untuk mencoba menegur, untuk mencoba berkomunikasi saja mereka enggan. Sebab sejak awal, sang sopir memang telah menunjukkan sikap yang kurang bersahabat.Nasrudin yang duduk sederetan dengan istrinya, Sajem, akhirnya hanya bisa pasrah. Di sepanjang perjalanan, dia tidak bisa memejamkan mata sejenak pun. Rasa was-was selalu menghantui dirinya.Dan kekhawatirannya menjadi kenyataan. Ketika melaju di kawasan Jummum, sekitar 47 Km menjelang kota Makkah, tiba-tiba bus oleng ke kanan. Selanjutnya badan bus beberapa kali berguncang keras. Bus yang mengangkut 45 jamaah haji itu baru terdiam setelah terperosok dalam tanah berpasir di tepi jalan tol."Semua jamaah menjerit ketakutan, mereka berebut untuk bisa keluar dari bus. Pintu bus sendiri macet, jamaah bisa keluar setelah memecahkan kaca pintunya," ujar Nasrudin.Nasrudin sendiri tidak bisa berbuat banyak. Tubuhnya yang renta ditambah benturan keras pada pinggangnya, membuat dirinya tidak berdaya. Beruntung sejumlah jamaah yang tidak terluka parah segera menolong dia dan istrinya."Duh badan saya semua sakit sekali, terutama pada bagian pinggang saya. Saya belum dapat kabar tentang istri saya, bagaimana dia ya," ungkap Nasrudin bertanya-tanya.
(djo/asy)











































