Pinochet Dimakamkan Selasa Tanpa Peringatan Kenegaraan
Senin, 11 Des 2006 05:30 WIB
Santiago - Mantan diktator Chile Augusto Pinochet tetap mendapat tempat di tubuh militer Chile. Pemakamannya pun akan digelar dengan kehormatan militer, tapi minus penghormatan secara kenegaraan."Pemerintah memutuskan untuk mengibarkan bendera setengah tiang hanya di fasilitas militer," kata Sekjen pemerintah Chile Ricardo Lagos Weber seperti dikutip AFP, Senin (11/12/2006).Pemerintah Chile pun memastikan jika peringatan pemakaman Pinochet akan dilakukan secara tenang. "Pemakaman akan dilakukan pada hari Selasa di sekolah militer, di mana peti mati Pinochet kini ditaruh di sebuah kapel," ujar Weber. Sementara itu bentrokan merebak di depan istana kepresiden Chile, polisi membubarkan sekitar seribu warga yang melakukan perayaan kematian Pinochet. Polisi berusaha membubarkan para warga itu dengan gas air mata dan semprotan air yang dibalas dengan lemparan botol dan batu oleh para warga itu.Ribuan warga merayakan kematian Pinochet dengan menari dan turun ke jalan. mereka menyebut hal ini sebagai kebebasan. Namun di pihak lain sekitar 2 ribu pendukung Pinochet berkumpul di depan rumah sakit militer Santiago, menyatakan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kematian mantan diktator ini.Di pihak lain, gedung putih menyatakan bahwa kematian Pinochet menjadi perhatian penting bagi para keluarga korban kekejaman rezim mantan orang kuat itu ketika berkuasa."Kediktatoran Augusto Pinochet di Chile merepresentasikan masa yang paling sulit di dalam sejarah bangsa itu. Perhatian kami sekarang adalah kepada para korban dan keluarganya dari kekejaman rezim Pinochet," kata juru bicara Gedung Putih Tony Fratto.Tony pun menyampaikan pujiannya atas kemajuan pembangunan masayarakat di Chile selepas rezim Pinochet yang berdasarkan kebebasan, supremasi hukum serta penghormatan kepada hak asasi manusia.
(ndr/)











































