Rakyat Chile Sambut Gembira Meninggalnya Pinochet
Senin, 11 Des 2006 02:52 WIB
Santiago - Meninggalnya mantan diktator Chile Augusto Pinochet disambut gembira rakyat Chile. Begitu kabar Pinochet meninggal tersiar, sejumlah warga langsung turun ke jalan. Mereka menari-nari di jalan-jalan di Santiago, ibu kota Chile.Tak hanya itu, mereka membunyikan klakson kendaraan dan merayakannya di Plaza Italia dekat pusat kota Santiago. Kabar meninggalnya Pinochet memang cepat tersebar di kalangan rakyat Chile. Seperti mengutip AFP, Senin (11/12/2006), rakyat Chile bergembira sambil mengibar-ngibarkan bendera Chile dan menari-nari sebagai tanda kebebasan dari simbol terakhir dari kediktatoran yang pernah menimpa mereka.Pinochet selama 17 tahun pemerintahannya antara rentang tahun 1973-1990 memerintah secara brutal. Dia dikenal sebagai simbol militer di kawasan Amerika Latin. Saat berkuasa, PInochet membunuh ribuan rakyat Chile serta kaum oposisi.Dan pada usia 91 tahun, Pinochet meninggal pada Minggu (10/11/06) di rumah sakit militer di Santiago, setelah seminggu menjalani perawatan akibat serangan jantung.Ucapan BelasungkawaSementara itu, ucapan belasungkawa atas meninggalnya Pinochet datang dari mantan Perdana Menteri Inggris di era 90-an Margaret Thatcher. Menurut juru bicara Thatcher, dia sangat bersedih atas meninggalnya Pinochet, namun tidak akan mengeluarkan pernyataan resmi."Thatcher akan mengirimkan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada janda serta keluarga," ujar juru bicara itu.
(ndr/)











































