Kalla Saksikan Atraksi Stand By Forces
Sabtu, 09 Des 2006 19:12 WIB
Sukabumi - Indonesia merupakan negara yang rentan dengan bencana. Karena itu diperlukan relawan yang tangguh dan siap siaga dikirim ke daerah bencana untuk membantu para korban. Relawan ini bersifat stand by forces."Dalam situasi apa pun, baik, buruk, relawan harus selalu siap siaga," kata Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla di Lemdiklat Secapa Polri Sukabumi, Cikupa, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2006).Kalla yang juga wapres ini memberikan sambutan pada penutupan Diklat Relawan Indonesia Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Turut hadir Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mennegkop UKM Suryadharma Ali, dan Ketua Umum AMPG Yorris Raweyai."Agar selalu siap siaga, relawan harus mempersiapkan diri dalam bentuk latihan fisik dan pengetahuan agar dapat menangani para korban secara langsung di daerah bencana," kata Kalla yang mengenakan jaket dan topi hitam AMPG. Hujan sempat mengguyur saat Kalla berpidato di ruang terbuka tersebut.Sementara Yorris menuturkan, lulusan relawan yang mengikuti pelatihan yang bekerjasama dengan Polri akan menjadi stand by forces untuk berbagai penugasan penting, baik yang berkaitan dengan kemanusiaan maupun untuk menjaga kewibawaan partai.Para relawan kemudian mengatraksikan kesiagaan menghadapi bencana. Setelah terdengar sirene tanda ada bahaya, relawan dengan sigap membuat tenda dan dapur umum. Waktunya tidak sampai 5 menit. Kemudian mereka ke lokasi bencana untuk mengevakuasi korban. Sementara ambulans dan perahu tampak stand by.Usai atraksi relawan, tampillah artis Tamara Blezynski membacakan puisi, dilanjutkan dengan lantunan lagu oleh Ricky Nelsen. Warga setempat yang antusias menonton tampak bejubel memadati sekitar lokasi acara.
(sss/umi)











































