Laksamana Sukardi: Partai Feodal Sudah Basi

Laksamana Sukardi: Partai Feodal Sudah Basi

- detikNews
Sabtu, 09 Des 2006 18:27 WIB
Bandung - Koordinator Pimpinan Kolektif Nasional Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Laksamana Sukardi ogah membicarakan tentang PDIP lagi. Partai feodal dinilainya sudah basi.Partai politik yang kekuasaannya mutlak berada di tangan satu orang, menurutnya, sudah tidak layak lagi. Jika tidak segera melakukan pembaruan, negara akan terus mundur.Laksamana menyampaikan hal itu kepada wartawan di sela-sela peringatan HUT PDP ke-1 yang diselenggarakan di Lapangan Gasibu Bandung, Sabtu (9/12/2006). PDP adalah partai baru yang merupakan pengembangan dari Gerakan Pembaruan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). "Kita tidak membicarakan PDIP karena PDIP bukan isu kita, tapi partai feodal sudah basi. Biarkan mereka urusi dirinya sendiri. Kita akan melihat ke depan untuk menganalisa dan mendiagnosa apa yang dihadapi bangsa, terutama parpol yang feodal," ujarnya.Menurutnya, jika kekuasaan partai diserahkan pada satu orang maka akan berlaku budaya feodal serta si pemegang kekuasaan dianggap pemegang franchise. Hal ini akan berbahaya untuk kehidupan politik bangsa, mengingat kekuaan parpol sangat besar."Kekuasaan parpol itu sangat besar, jangan dianggap main-main. Karena luar biasa dari mulai memilih caleg DPR, DPRD, presiden, menetapkan anggaran, memilih MA, gubernur BI dan sebagainya semua itu diarahkan oleh parpol," katanya. Ketika ditanya mengenai penetapan electoral threshold atau angka ambang batas perolehan suara, Laksamana tidak mempermasalahkan hal itu. Namun, dia tidak setuju dengan adanya wacana pembatasan parpol karena tidak relevan. "Pembatasan parpol tidak relevan. Kita harus mewacanakan demokrasi, pembaruan di partai politik," tegasnya. (ern/umi)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads