Bayi Bertangan Empat dan Berkaki Tiga Idap Kelainan Jantung
Jumat, 08 Des 2006 16:34 WIB
Bandung -
Malang benar nasib Restu. Bayi mungil yang lahir dengan empat tangan dan tiga kaki ini ternyata juga mengidap kelainan jantung yang berat. Dengan demikian, operasi pengangkatan tangan dan kaki masih belum bisa dilakukan.Direktur Medik dan Kepala Bagian Anak RS Hasan Sadikin Nanan Sekarwana mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan echocardiography, pemeriksaan untuk menilai struktur anatomi jantung, pembuluh darah jantung, dan fungsinya, diketahui jika Restu mengalami kelainan jantung berat."Terjadi kebocoran jantung, pembuluh darah yang posisinya tidak tepat serta peninggian tekanan darah. Sehingga jika dilakukan operasi saat ini akan berakibat fatal," ujarnya kepada wartawan di RSHS, Jumat (8/12/2006).Menurut Nana, pihaknya juga saat ini masih terus melakukan observasi untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan yang lain, dengan melibatkan tim bedah anak, tim bedah tulang, dan tim jantung."Selain adanya kelainan jantung, kami juga menemukan kaki yang berada di panggul depan patah. Mungkin pada saat proses kelahiran, tidak ditangani dengan baik," katanya. Sementara kaki kiri mengalami pembengkakan, dan saat ini tengah ditangani oleh bagian bedah orthopedy.Ketika ditanya apakah kedua tangan yang menempel di perut dan kaki yang berada di panggul akan diangkat, Nanan mengatakan hal itu masih harus menunggu hasil observasi. Tapi dia mengaku kedua tangan yang menempel di perut dan kaki di panggul tengah adalah parasit."Kami harus lakukan dengan hati-hati karena keputusan yang harus diambil haruslah memiliki risiko terkecil," kata dia. Menurut Nanan, secara teori operasi masih bisa dilakukan pada 6 hingga 12 bulan mendatang.Sementara itu Direktur Utama RSHS Cissy B Kartasasmita mengatakan untuk biaya, pihaknya akan memberlakukan sesuai aturan. Jika pasien mempunyai kartu kesehatan gakin, maka jika di kelas tiga maka biaya akan ditanggung oleh pemerintah. "Jika pasien belum punya, kami akan membantu mengusahakannya," tutur dia.
(ern/asy)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































