Pedagang Blok C-E Gigit Jari, Pemasangan Seng Halangi Pembeli
Jumat, 08 Des 2006 12:27 WIB
Jakarta - Upaya pedagang di Blok C-E Pasar Tanah Abang bertahan makin dipersulit. Pemprov DKI memasang seng sejak dua hari terakhir. Buntutnya, pembeli menyangka tidak ada lagi pedagang di blok tersebut dan pemasukan mereka turun drastis.Pagar seng tersebut dipasang mengelilingi blok tersebut, sehingga pembeli mengira pasar sudah kosong melompong.Erik (35), pedagang baju-baju olah raga di Blok C kepada detikcom, Jumat (8/12/2006) mengeluhkan kondisi tersebut."Sepi Mas, dari pagi hanya beberapa pembeli dan pelanggan yang datang. Nggak sampai 10 pembeli, biasanya sudah pada antre," ungkap Erik.Hal senada disampaikan Rohimah (45) yang membuka toko muslimah di Blok C. "Dari kemarin pembeli sudah mulai sepi mungkin karena ditutup pagar seng, jadi dikira pasar tutup. Saya mencoba bertahan di sini seadanya," imbuh dia.Blok C terdiri dari 3 lantai dan masing-masing lantai diisi sekitar 40-50 kios. Sebagian pemilik kios di blok ini masih bertahan dan sebagian lagi mulai berkemas-kemas.Prita, misalnya, yang sudah berjualan di Blok C hampir 10 tahun, memilih pindah tempat dagang. Tetapi dia tidak mau pindah ke Blok A yang disediakan Pemprov DKI. Dia memilih bergeser ke Pasar Blok M."Nggak kuat di Blok A, di lantai 6 sepi pembeli. Biarin deh geser ke Blok M. Biar agak jauhan masih mendingan," ujarnya.
(umi/nrl)











































