'Kuda Kepang' Demo DPR Minta Kompensasi Tanah
Jumat, 08 Des 2006 11:52 WIB
Jakarta - Puluhan warga Desa Kebon Damar Provinsi Lampung berunjuk rasa di depan gerbang gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Dengan berkuda kepang, mereka menuntut pemerintah segera membayar kompensasi atas 140 ha lahan mereka yang dijadikan lahan transmigrasi."Kami sudah menyampaikan surat kepada SBY 6 bulan yang lalu. Sampai sekarang belum ditanggapi," ujar koordinator aksi, Musrianto, Jumat (8/12/2006).Musrianto menjelaskan, kasus ini terjadi karena ketidakbecusan pemerintah dalam mengelola dan membagi lahan kepada para transmigran. Hal ini berakibat pada tanah yang menjadi hak milik warga diambil alih dan diserahkan pada para transmigran."Ada 700 KK yang tanahnya diambil alih. Kami minta ganti rugi sesuai kesepakatan Rp 40 juta per hektar," tuntutnya.Selain diisi dengan orasi, unjuk rasa yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB tersebut diramaikan dengan kesenian kuda kepang. Beberapa orang menari dengan kuda-kudaan yang mirip kuda lumping. Satu orang di antara mereka kesurupan. Matanya melotot sambil berlari berputar-putar mengelilingi temannya yang berunjuk rasa.Sementara itu lima orang perwakilan pengunjuk rasa mendapat kesempatan menyampaikan aspirasinya langsung ke hadapan anggota dewan. Mereka diterima oleh anggota komisi IX DPR RI.
(gah/nrl)











































