Yahya Zaini Minta Maaf kepada Semua Anggota DPR
Jumat, 08 Des 2006 11:28 WIB
Jakarta - Perselingkuhannya dengan Maria Eva memaksa Yahya Zaini mundur dari DPR. Dia juga telah mundur dari DPP Partai Golkar. Yahya meminta maaf kepada semua anggota DPR atas tindakan mesumnya itu yang menodai citra DPR. Permohonan maaf Yahya Zaini, mantan Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Golkar dan mantan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR, terungkap dalam surat pengunduran dirinya kepada Tim Klarifikasi DPP Partai Golkar. Surat pengunduran diri itu juga ditembuskan kepada Ketua DPR Agung Laksono, ketua umum DPP Partai Golkar dan ketua Fraksi Partai Golkar. "Dalam surat pengunduran diri masa bakti 2004-2009, beliau menyampaikan permohonan kepada seluruh anggota DPR, apabila terdapat kekurangan dan kesalahan selama bertugas," kata Agung Laksono dalam konferensi pers di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/12/2006). Menurut Agung, pengunduran diri Yahya Zaini merupakan inisiatif pribadi, tanpa paksaan dari pihak mana pun. Hal ini dilakukan Yahya Zaini semata-mata menjaga martabat dan institusi DPR RI. "Ini atas inisiatif sendiri dan kehendak yang bersangkutan. Tidak ada paksaan dari siapa pun demi menjaga harkat dan martabat dewan," tambah Agung. Dengan pengunduran diri ini, otomatis Yahya Zaini sudah tidak terkait dengan institusi DPR, meski Keputusan Presiden tentang penggantian antar waktu (PAW) belum turun. Karena itu, hal-hal yang terkait dengan Yahya sudah dianggap selesai. "Kita akan menindaklanjuti sesuai mekanisme. Semestinya, etisnya seorang yang telah mengundurkan diri ya sudah selesai tugas DPR-nya dan hal-hal yang terkait dengan dirinya," ujar dia.
(asy/nrl)











































