Gara-Gara 4 Ribu Perak, Ayah Cambuki Anaknya

Gara-Gara 4 Ribu Perak, Ayah Cambuki Anaknya

- detikNews
Jumat, 08 Des 2006 00:45 WIB
Jakarta - Ayah yang satu ini memang keterlaluan. Dia tega melakukan penyiksaan fisik kepada anaknya yang baru berumur 9 tahun. Padahal ujung pangkalnya hanya karena persoalan sepele, cuma gara-gara uang Rp 4 ribu.Cerita bermula ketika Alexander Panahal (27) pulang ke rumahnya di Komplek Depenal, Jl Enggano 10, Kebon Bawang, Jakarta Utara. Saat itu waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, Rabu (6/12/06). Dalam keadaan mabuk minuman keras, lelaki yang tidak tamat ini sekolah dasar ini mendapati uang miliknya sebesar Rp 4 ribu yangdisimpannya di celana panjangnya sudah raib.Pria yang memang dikenal tetangganya temperamen ini lantas menuding anaknya yang bernama Sharon Gracie (9) sebagai pencurinya. "Sambil marah bapak bilang, uangnya kemana? Terus saya dihukum disuruh berdiri pakai kaki satu," tutur Sharon yang bersekolah di kelas IV SD Advent ini di rumahnya, Kamis (7/12/2006).Sharon lantas mengaku jika ayahnya itu terus saja mengomelinya. Gadis kecil anak pertama dari istri pertama Alexander yang bernama Yani (23) dan tengah bekerja di Arab ini mengaku hanya berdiam diri dan menangis saja."Kalau kaki saya turun saya dipukul pakai ikat pinggang, rasanya sakit," tambah Sharon sambil menunjukkan pergelangan tangan dan kaki yang memerah akibat pukulan ikat pinggang.Sharon juga mengaku jika ayahnya itu memang kerap memukulinya, lebih-lebih kalau dia sering main ke luar rumah. "Abis saya senang main," cetusnya. Aksi brutal Alexander ini terhenti setelah polisi dari Polsek Tanjung Priok datang dan menghentikan aksinya. Polisi mendapatkan laporan dari warga sekitar yang melihat tidak tega melihat kekejaman Alexander. Kemudian Alex pun digelandang polisi dan anaknya Sharon dibawa ke rumah sakit oleh para tetangga.Sebelumnya seorang tetangga menyatakan kalau tindakan kekerasan yang dilakukan Alex dimulai dari depan gang komplek. "Waktu itu saya mendengar suara gedebuk, terus saya lihat Sharon dicekik dan diseret," kata Heni (50).Kala itu Sharon bersama neneknya A Tje (43) baru saja pulang dari gereja dekat rumahnya untuk latihan perayaan natal. Keluarga sederhana itu menempati rumah petak yang tidak berkamar. Mereka hanya tidur di lantai dengan menggelar kasur. Di rumah itu tinggal pula ayah tiri Alexander ATH Panahal (74), serta anak-anak lainnya dari istri keduanya Rosmini (20) yakni Kiki (3) dan Meilin (2).Sementara menurut keterangan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, ayah Sharon ini telah sering mendapat peringatan dari para warga sekitar karena kerap melakukan penyiksaan pada anggota keluarga yang lain."Bahkan ayahnya sering dipukul, diikat dan ditendang cuma karena masalah-masalah sepele. Bahkan ayahnya itu pernah mau kabur," kata Rahman (35) ketua RT 16/06 ini. Dia menuturkan, tindakan kekerasan yang dilakukan Alexander ini telah dilakukan sejak 2 tahun belakangan. "Mungkin karena dia menganggur, terus istri 2 dan anaknya 4," tandas Rahman.Hingga kini, Alexander alias James masih ditahan di Polres Jakarta Utara. Dia ditahan atas laporan para tetangga. (nal/wiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads