Puluhan Siswa SMP Solo Keracunan Suguhan Ceramah AIDS

Puluhan Siswa SMP Solo Keracunan Suguhan Ceramah AIDS

- detikNews
Kamis, 07 Des 2006 15:10 WIB
Solo - Sedang mengikuti sosialisasi tentang HIV/AIDS, puluhan siswa di Solo merasakan pusing. Ada yang muntah-muntah bahkan hingga pingsan. Saat ini, belasan dari mereka diobesrvasi oleh pihak rumah sakit. Diduga mereka keracunan makanan yang disuguhkan.Mereka adalah siswa dari SMPN 6, SMPN 21 dan SMP Warga Surakarta. Sejak Kamis (7/12/2006) pagi hingga siang, 150 siswa dari ketiga SMP itu berkumpul di ruang lantai dua di SMPN 6 Surakarta di Semanggi, Pasarkliwon, untuk mengikuti sosialisasi bahaya HIV/AIDS yang diadakan oleh Live Education School.Kamis siang, masing-masing peserta mendapat makanan bungkusan berisi arem-arem dan sosis. Namun belum jelas apa sebabnya, tidak lama setelah itu beberapa di antara mereka mengalami gangguan kesehatan.Ada yang merasakan pening, ada pula yang mengeluarkan keringat berlebih hingga lemas. Ada pula yang muntah-muntah dan bahkan ada yang hingga pingsan. Beberapa saat setelah kejadian, sekitar pukul 14.00 WIB, mereka dibawa ke RSI Kustati untuk mendapat penangangan medis."Saya tidak tahu pasti penyebabnya, yang pasti tidak lama setelah mengonsumsi makanan itu puluhan teman kami mengalami gangguan," ujar Arif Rachman, salah seorang peserta sosialisasi dari SMPN 6 Surakarta.Di antara yang mengalami gangguan itu, 14 siswa ditangani secera khusus oleh pihak rumah sakit karena kondisinya yang masih lemah. Sedangkan sisanya diperbolehkan pulang."Ada dugaan mereka mengalami problem karena mengomsumsi makanan yang telah terkontaminasi sehingga tidak layak dimakan. Namun belum bisa dipastikan juga. Saat ini yang 14 anak itu sedang kami observasi untuk dapat diketahui penyebabnya," ujar dr Sri Mulyati, dokter jaga di RSI Kustati.Putri Pupus, siswi SMPN 21 Surakarta termasuk yang diobservasi. Putri masih terlihat lemas dan pucat. "Setelah makan makanan suguhan itu, perut saya mual. Saya muntah-muntah hingga tidak sadarkan diri," ujar Putri. (mbr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait