Pengukuran Tanah Korban Lumpur Pakai Citra Satelit
Rabu, 06 Des 2006 19:01 WIB
Sidoarjo - Guna mempermudah pengukuran tanah warga korban lumpur Lapindo, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat akan menggunakan bantuan citra satelit."Penggunaan citra satelit ini untuk mempermudah pengukuran tanah yang sudah terendam lumpur," kata Deputi Bidang Hak Atas Tanah dan Pendaftaran BPN Pusat, Bambang Eko, saat ditemui wartawan di kantor BPN Sidoarjo, Selasa (6/12/2006).Menurutnya, selain menggunakan bantuan citra satelit pengukuran tanah milik warga seluas 45 hektar juga akan dilakukan dengan menggunakan alat Real Time Kinetic dengan dibantu Global Position System (GPS)."Dengan begitu kami berharap pengukuran tanah milik warga dapat diselesaikan sebelum dua tahun," janjinya.Ia menambahkan, mengenai data maupun ukuran tanah warga saat ini sebenarnya sudah ada data dari citra satelit. Namun data-data tersebut didapat sebelum tanah milik warga terendam lumpur."Untuk itu kita akan lakukan pemotretan kembali setelah lokasi terendam lumpur. Kemudian akan dicocokkan data sebelum dan sesudah tanah warga terndam lumpur," tuturnya.Pengukuran tanah dengan menggunakan bantuan citra satelit, menurut Bambang, sudah pernah dilakukan pada saat pascatsunami di Aceh, dan hasilnya dapat berjalan dengan baik."Pengukuran dan pendataan tanah di Aceh dengan menggunakan citra satelit berjalan sempurna," pungkas Bambang.
(bdh/sss)











































