Perancang Penyerangan Pos Brimob Maluku Diperiksa
Rabu, 06 Des 2006 16:11 WIB
Ambon - Sehari setelah mendekam di tahanan Samapta Polda Maluku, Tantui, Ambon, Rabu (6/12/2006), Ustad Arsyad menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Polda Maluku. "Tersangka pagi tadi usai menjalani pemeriksaan kesehatan. Dan hasilnya dia sehat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kompol Tomi W Napitupulu, kepada detikcom di Mapolda Maluku, Jl Rijali Ambon.Usai diperiksa kesehatannya, otak perancang penyerangan Pos Brimob yang menewaskan lima personel Brimob BKO Kalimantan Timur dan seorang warga yang bertugas sebagai juru masak ini, diantar tim Gegana Polda Maluku dengan menggunakan mobil rantis tahanan Polda Maluku menuju Markas Polda Maluku untuk diperiksa. "Kami sedang mendalami pemeriksaan,"kata Tomi.Pengamatan detikcom, penampilan ustad Arsyad dibanding dengan foto yang disebar pihak Polda Maluku, Mei 2005 lalu, sangat berbeda. Sebelumnya pada foto, di wajah Arsyad tumbuh jambang. Dagunya dipenuhi janggut dan berambut agak gondrong. Kali ini, wajahnya bersih, tak ditumbuhi janggut maupun jambang. Rambut lurus dicepak. Arsyad ditaksir berumur 35 tahunan, tinggi badannya sekitar 160-an centimeter. Tomi juga belum dapat memastikan berapa lama buronan Polda Maluku yang sempat mendirikan satu buah pesantren di desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah ini, selesai diperiksa. "Yang pasti, kami melakukan pemeriksaan sedetil mungkin. Nanti akan diketahui, kapan selesai," kata dia.
(han/asy)











































