Tak Dipekerjakan, Warga 'Segel' Asrama Haji Sudiang
Rabu, 06 Des 2006 14:23 WIB
Makassar -
Gara-gara tak dipekerjakan lagi sebagai buruh harian, puluhan warga Kelurahan Bakung yang bermukim di sekitar Asrama Haji Sudiang, Makassar, menggelar unjuk rasa. Mereka bergerombol di depan pintu halaman asrama. Di depan pagar halaman, para pengunjuk rasa menempel poster tertuliskan "asrama haji ini disegel". Aksi ini digelar warga karena gerah dengan ulah Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama, Bahri Mappiasse. Bahri mengeluarkan kebijakan dengan tidak mempekerjakan warga sekitar sebagai buruh untuk musim haji tahun ini. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, para buruh ini dipersilakan untuk bekerja tiap musim haji tiba. Mereka menjual jasa untuk mengangkut barang para jamaah haji. Karena merasa lahan untuk mencari nafkah mereka diambil, para buruh pun unjuk rasa. Di depan pintu masuk asrama, sekitar 40 buruh ini membentangkan spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap Bahri. "Kakanwil yang lama membiarkan kami bekerja. Sekarang malah mereka menerima buruh dari luar. Harusnya yang diterima, warga di sekitar asrama, seperti tahun-tahun sebelumnnya," teriak Jusman, saat berorasi. Selain berorasi, para pengunjuk rasa ini juga menempel poster di depan pintu masuk halaman asrama dengan tulisan "asrama haji ini disegel!" Para pengunjuk rasa juga mengancam akan terus melakukan unjuk rasa, bahkan bertekad untuk menghadang aktivitas jamaah haji jika tuntutan mereka tidak digubris. Aksi para buruh ini bukan yang pertama kalinya. Beberapa waktu lalu, mereka mendatangi Kantor Wilayah Departemen Agama di Jl Nuri untuk mempertanyakan nasib mereka.
(gun/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































