Residivis Pencurian Motor Tewas Ditembak di Cilincing

Residivis Pencurian Motor Tewas Ditembak di Cilincing

- detikNews
Selasa, 05 Des 2006 22:53 WIB
Jakarta - Petualangan Tarodi (40) tamat sudah. Residivis yang memiliki spesialisasi pencurian kendaraan bermotor ini tewas ditembak polisi yang menyergapnya. 3 Butir timah panas yang bersarang di tangan, punggung, dan pinggang membuat nyawanya melayang.Cerita bermula pada Senin 4 Desember lalu sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Tarodi, pria yang di kartu penduduknya berasal dari Pemalang, Jawa Tengah ini, melakukan aksinya. Dia memanjat genting, rumah milik Salim di Jl Kesatriaan II, Cilincing, Jakarta Utara.Tarodi, yang memang pernah bertetangga dengan Salim itu lantas membuka genting, kemudian mejebol eternit. Setelah itu, dia turun tepat di ruang tamu korban. Setelah berada di dalam rumah, Tarodi dengan menggenggam sebilah badik mengancam penghuni rumah.Kala itu hanya ada Ria (14) dan Safitri (9), dua putri Salim yang sedang menunggu rumah. Tanpa basa-basi lagi, badik pun ditodongkan pada dua bocah ini. Ancaman pun diumbar Tarodi.Di bawah todongan badik, Ria dan adiknya dengan ketakutan menyerahkan kunci motor yang diinginkan Tarodi. Tak hanya itu, sebuah celana panjang dan jam tangan milik ayah mereka pun diberikan.Setelah mendapatkan barang yang diinginkannya yakni sepeda motor bebek bernopol B 6214 BBR, Tarodi lantas melarikan diri. Sementara itu, 2 anak Salim hanya berdiam diri, tidak berani berbuat apa-apa.Setelah ayah mereka pulang dari tempat kerjanya, kedua anak ini lantas mengadukan aksi mantan tetangga mereka. Salim pun melaporkan kejadian ini kepada polisi.Sekitar pukul 19.20 WIB, Polsek Cilincing menerima laporan tindakan pencurian dengan kekerasan ini. Pengejaran pun segera dilakukan. "Kita mengerahkan sekitar 15 petugas," kata Kasat Reskrim Polsek Cilincing Iptu Sutikno di Polsek Cilincing, Jakarta Utara.Setelah mengubek-ngubek wilayah Cilincing, 6,5 jam kemudian, tepatnya pukul 02.00 WIB, Selasa (5/12/2006), polisi menemukan Tarodi di Gang Sate, Cilincing."Dia langsung mengacungkan badik mau melawan, terpaksa kita lumpuhkan," cetus Sutikno.Tersangka adalah seorang preman, reputasinya sangat ditakuti warga sekitar, karena Tarodi kerap kali mengintimidasi dengan badiknya. "Dia itu residivis, penah ditahan di Polsek Koja, Polres Bekasi, dan di Polres Jakarta Utara untuk berbagai kasus seperti pencurian motor dan pemilikan ganja," ujarnya.Dari tangan Tarodi yang terbujur kaku, polisi menyita barang hasil curian, selain itu didapatkan pula 4 ampel, 2 linting ganja, serta 17 pil leksotan."Setelah diotopsi mayat tersangka langsung kita kuburkan, karena kita juga tidak tahu di mana keluarganya," tandas Sutikno. (ndr/nvt)



Berita Terkait