Ucap 'Modal Kolor', Kepala BKS Riau Diminta Dicopot

Ucap 'Modal Kolor', Kepala BKS Riau Diminta Dicopot

- detikNews
Selasa, 05 Des 2006 19:19 WIB
Pekanbaru - Kepala Badan Kesejahteraan Sosial (BKS) Provinsi Riau Wan Darlis menyebut anggota DPRD Riau hanya bermodal kolor saat mengunjungi korban banjir di Kabupaten Kampar. Komisi E DPRD Riau pun meminta Gubernur Riau Rusli Zainal segera mencopot orang dekatnya itu."Atas komentar Wan Darlis tersebut, dengan ini Komisi E DPRD Riau mengeluarkan nota keputusan, yakni meminta Gubernur Riau untuk segara mengganti stafnya, yakni Kepala BKS Riau," kata Sekretaris Komisi E DPRD Riau, Zulfan Heri dalam jumpa pers, Selasa (5/12/2006) di Gedung DPRD, Jl Sudirman, Pekanbaru.Menurut politisi Golkar ini, Wan Darlis selaku kepala satuan kerja yang ditunjuk gubernur, menunjukkan sikap yang tidak bisa ditolerir. Ucapannya itu dinilai tidak pada tempatnya."Nota kesepakatan Komisi E akan kita sampaikan ke tingkat pimpinan dewan, yang selanjutnya kita minta untuk disampaikan ke Gubernur Riau. Kami berharap gubernur bisa menyikapi lebih arif persoalan ini," kata Zulfan Heri.Sedangkan anggota Komisi E lainnya, Edi Ahmad RM mengatakan, bila usulan pemberhentian Kepala BKS Riau ini tidak ditanggapi Gubernur Riau, maka Pemprov Riau akan rugi. Sebab satuan kerja BKS Riau sudah menunjukkan tidak memiliki sikap yang baik terhadap mitranya, yakni dewan."Kalau gubernur tidak bersedia mencopotnya, jelas ini akan merugikan masyarakat Riau pada umumnya. Tapi saya yakin, gubernur memiliki sikap yang arif dan bijaksana untuk merespons tuntutan kita ini," kata politisi Partai PDK ini.Nada yang keras juga disampaikan Bambang, anggota Komisi E lainnya. Menurutnya, Wan Darlis merupakan salah satu staf Gubernur Riau yang selalu melakukan pembohongan publik.Baru-baru ini, katanya, Wan Darlis menyebut akan memperjuangkan dana sosial untuk masyarakat Riau. Dana untuk melobi pemerintah pusat itu telah dia habiskan Rp 420 juta dalam sebulan ini."Perjuangan akan melobi untuk bisa mendapatkan bantuan sosial yang lebih banyak dari pemerintah pusat itu hanya bohong belaka. Sebab pemerintah pusat dalam mengalokasikan dana sosial sudah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Jadi Wan Darlis itu hanya menipu masyarakat Riau saja," ketus Bambang. (cha/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads