Hujan Deras, Merapi Luncurkan Lahar Dingin dan Awan Panas
Selasa, 05 Des 2006 17:55 WIB
Yogyakarta - Hujan deras yang turun di kawasan puncak Gunung Merapi sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB, Selasa (5/12/2006), membuat lahar dingin dan luncuran awan panas kembali terjadi. Panjang luncuran mencapai 6,6 km ke arah Kali Gendol.Akibat luncuran lahar dingin ini, Kali Gendol, Kali Woro dan Kali Kuning yang terletak di sisi selatan Gunung Merapi dipenuhi material lahar dingin. Air sungai tampak berwarna coklat keruh, membawa material pasir dan batu-batuan sebesar kepala manusia. Selain itu, lahar dingin juga sudah masuk ke hulu Kali Talang, yang berada di kawasan Gunung Kendil. Menurut penuturan sejumlah anggota Tim SAR Balerante Klaten, Joko, meski di kawasan kaki Gunung Merapi diliputi mendung, di kawasan punak gunung sempat terjadi hujan deras sehingga terjadi bunyi gemuruh.Luncuran material menuju hulu sungai sempat terlihat dari wilayah Kaliadem. Saat material turun, mengakibatkan terjadi awan panas dari timbunan material lava.Bahkan di kawasan Gunung Kendil, sempat terlihat kabut pekat kehitam-hitaman. Sedang di sepanjang Kali Gendol, juga terlihat kepulan asap di sertai bau belerang menyengat.Saat ini, aliran lahar dingin sudah melewati dam kelima dan akan menuju dam ke 4 hingga berjarak sekitar 8 km dari puncak.Tim SAR dan warga masih bersiaga di sepanjang Kali Gendol dan Kali Woro untuk memantau aliran lahar. Aliran lahar yang terjadi hari ini dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan luncuran terbesar pada pukul 15.45 WIB dengan suara gemuruh. Sedangkan luncuran awan panas berjarak 2 km dari arah puncak Merapi menuju Kali Gendol. Awan panas tak menjangkau pemukiman karena tersapu angin ke arah barat dan timur.
(jon/nrl)











































