SBY: Hujan Adalah Anugerah, Bukan Bencana
Selasa, 05 Des 2006 13:33 WIB
Jakarta - Musim hujan tiba, banjir dan tanah longsor pun mengancam. Tetapi hujan tidak berarti bencana yang merenggut korban jiwa. Lebih penting lagi, hujan membawa air yang amat dibutuhkan masyarakat. Demikian sambutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pagi ini pada hadirin acara pembukaan konferensi nasional Assosiation of Southeast Asian Institution of Higher Learning (ASAHIL) di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/12/2006). "Pada teman-teman yang datang dari luar negeri, saya sambut kedatangan Anda di Jakarta. Anda tiba tepat di saat musim hujan, dan di sini hujan adalah anugerah, sumber kehidupan dan semua hal baik lainnya," ujar SBY. Dalam ukuran berbeda, hujan bisa mendatangkan banjir dan tanah longsor. Atau bencana topan Durian yang kini menimpa warga Filipina. Kemarin SBY telah menelepon langsung Presiden Arroyo untuk menyampaikan belasungkawa dan adanya bantuan logistik dari rakyat Indonesia. "Pada beliau juga saya sampaikan bahwa bangsa Filipina pasti dapat menghadapi dan mengatasi bencana ini dengan tabah seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya," ujar Presiden. Konferensi ASAHIL akan berlangsung di Kampus UI Depok. Kegiatan yang diikuti seratusan orang perwakilan perguruan tinggi se-Asia Tenggara yang mengambil tema Disaster Managemet ini ditujukan sebagai ajang pertukaran hasil riset interdisipliner tentang penanganan bencana alam.
(lh/nrl)











































