Banjir Lahar Merapi Datang, Krisis Air Bersih Menjelang

Banjir Lahar Merapi Datang, Krisis Air Bersih Menjelang

- detikNews
Selasa, 05 Des 2006 11:51 WIB
Solo - Setiap terjadi banjir lahar dingin di Merapi, yang paling disusahkan adalah warga penghuni lerengnya. Salah satunya, warga menjadi kesulitan air bersih karena banyak fasillitas saluran atau pipa yang rusak. Mereka kini mulai mengonsumsi air hujan yang diendapkan. Ratusan warga Desa Sidorejo, Kemalang, Klaten, adalah salah satu contoh dari warga penghuni lereng Merapi yang mengalami kekurangan air tersebut. Dalam sepekan terakhir mereka harus mengalami kesulitan besar untuk memenuhi kebutuhan air. Sebelumnya mereka mengandalkan pemenuhan kebutuhan air dari mata air di sekitar Kali Bebeng. Namun semenjak terjadinya letusan besar pertengahan tahun lalu, mata air itu tertimbun lumpur. Pipa-pipa saluran mereka juga mengalami kerusakan. Belum juga selesai membenahi untuk kembali dapat digunakan, lahar dingin menyerang seiring datangnya musim hujan. Luncurannya kembali merusak pipa-pipa yang mulai ditata kembali oleh warga. Bak penampungan air milik umum sama sekali tidak memadai untuk menyukupi kebutuhan warga. Warga harus rela mengantre untuk mendapatkan air yang tidak seberapa banyak, itupun dalam kondisi air yang cukup keruh bercampur lumpur. Warga kini praktis tinggal bisa mengandalkan air hujan yang tertampung di bak-bak penampungan milik pribadi yang tidak seberapa besar. Karena kondisinya yang keruh, untuk dapat dikonsumsi atau digunakan mencuci air itu harus terlebih dulu diendapkan dua hingga tiga hari. "Hingga saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah. Kami masih bertahan dengan air hujan di bak-bak penampungan," ujar Mahmudi, salah seorang warga saat ditemui di kampungnya, Selasa (5/12/2006). (mbr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads