Dephan Siapkan Matriks Kerjasama Pertahanan
Selasa, 05 Des 2006 11:48 WIB
Jakarta - Pemerintah terus menggenjot kemampuan pertahanan nasional. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun memerintahkan Departemen Pertahanan menyiapkan matriks kerjasama pertahanan dengan negara-negara asing."Presiden meminta saya membicarakan dengan Mabes TNI, membuat matriks kerja sama strategis militer," ujar Menteri Pertahana Juwono Sudarsono usai membuka Forum Komunikasi Pendidikan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2006).Menurut dia, matriks itu akan mengklasifikasikan keunggulan negara-negara lain yang akan bermanfaat bagi pertahanan nasional. Negara-negara itu antara lain, India, Rusia, Korea Selatan, dan kemungkinan negara-negara lainnya."Tapi kita tetap utamakan industri pertahanan dalam negeri. Meski teknologi kita baru level madya belum pada tingkat alat pukul," ujar Juwono.Juwono menjelaskan, mengutamakan industri pertahanan dalam negeri dapat mengurangi biaya anggaran pertahanan nasional."Kita fokuskan teknologi madya industri pertahanan. Alat canggih baru kita beli dari negara lain," katanya.
(ken/nrl)











































