Tidak Perlu Tunggu BK, Golkar Harus Tarik Yahya Zaini dari DPR
Selasa, 05 Des 2006 08:58 WIB
Jakarta - Pengunduran diri Yahya Zaini dari partai Golkar harus dilanjutkan dengan recalling dari keanggotaan DPR. Alasannya, Yahya sudah tidak mewakilipartai yang merupakan penjelmaan konstituen."Dengan diberhentikan dari partai, otomatis ia bukan lagi anggota DPR. Karena ia di DPR mewakili konstituennya lewat partai," ungkap Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Sukardi Rinakit, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (5/12/2006).Konsekuensi pemberhentian itu memang final. Tanpa melalui BK sekalipun, lanjut Sukardi, keanggotaan di DPR harus lepas. Kalaupun BK masih tetap bersidang, tidak ada alasan untuk tidak mengikuti langkah partai mencopot politisi muda itu."Tanpa menunggu proses Badan Kehormatan, Yahya sebaiknya ditarik dari DPR.Kalaupun menunggu BK, BK harus mengikuti," tambahnya.Dengan mundurnya pencopotan Yahya, menunjukan ada fiksi di tubuh Golkar sendiri antara yang setuju pemecatan dan yang ingin mempertahankan. "Semakin jelas fiksi di tubuh Golkar. Ada yang setuju pemecatan, tetapiyang lain mencoba menghambat lewat proses BK, " ujarnya.
(Ari/bal)











































