5 Negara Pemilik Hak Veto Plus Jerman Bahas Nuklir Iran
Selasa, 05 Des 2006 05:48 WIB
Jakarta - Enam negara bertemu di Paris untuk membahas situasi terkini mengenai nuklir Iran. Mereka adalah para pemilik hak veto di PBB yakni AS, Inggris, China, Perancis, Rusia. Ikut urun serta negara Jerman dan perwakilan Uni Eropa lewat Kepala Kebijakan UE, Javier Solano. Salah satu peserta pertemuan yakni PM Perancis menyatakan pertemuan ini untuk membahas konkret sanksi terhadap Iran yang terus membandel."Saya pikir, sudah saatnya untuk membat kesepakatan tertulis terhadap Iran, " kata PM Perancis Dominique de Villepin ketika ditanya rencana pertemuan itu di Brussels usai bertemu diplomat Rusia Sergei Lavrov kepada AFP, Selasa (5/12/2006).Dari keenam negara tersebut, hanya AS yang meminta sikap tegas terhadap Iran. Bahkan salah satu diplomat AS mengusulkan secepatnya sanksi diterapkan kepada Iran."Idealnya, semakin cepat resolusi dijatuhkan akan meningkatkan kredibilitas Dewan Keamanan," katanya.Namun, Rusia dan China kemungkinan akan membuat syrata-syarat tertentu yang cukup menyulitkan. Kedua negara itu lebih menyukai sanksi diberikan kepada individu bukan kepada negara dan diberi batasn waktu.Hingga saat ini, Iran masih meneruskan program nuklir di stasiun pembangkit listriknya. Iran tetap bersikukuh akan meneruskan program ini dengan alasan perdamaian. Sementara pihak Eropa dan AS mengecam karena menduga ada program senjata nuklir dibalik rencana itu.
(Ari/bal)











































