Lapindo Hanya Beli Tanah dan Bangunan Sesuai Data Timnas
Senin, 04 Des 2006 20:40 WIB
Sidoarjo - Lapindo Brantas Inc hanya akan membeli lahan maupun perumahan warga korban lumpur sesuai dengan data yang diajukan oleh Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.Komitmen itu merujuk hasil sidang kabinet 27 September 2006 lalu tentang penetapan batas-batas areal yang terkena dampak langsung semburan lumpur dan penyiapan pemukiman kembali penduduk."Kita hanya hanya memberikan kompensasi kepada warga yang rumah atau tanahnya ada dalam peta areal terkena dampak langsung yang diajukan Timnas ke Lapindo pada tanggal 27 Nopember 2006 lalu, selain itu tidak," kata Vice President PT Energi Mega Persada, Yusuf M Martak.Yusuf menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Senin (4/12/2006) didampingi GM Lapindo Brantas Inc Imam P Agustino .Menyinggung korban lumpur susulan paska ledakan pipa gas milik Pertamina di Tol Porong KM 38 yang menyebabkan tanggul jebol dan lumpur meluap ke sebagian perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera Desa Kedungbendo, Yusuf tidak bisa memastikan. "Tanya ke Timnas, apa itu termasuk?" jawab Yusuf.Data dari Timnas yang dikirim ke Lapindo meliputi sebagian Desa Kedungbendo, Siring, Jatirejo dan Renokenongo. Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera tidak termasuk, meski masuk wilayah Kedunngbendo."Yang pasti komitmen Lapindo pada warga tidak pernah putus karena Lapindo ingin tetap bersama warga dalam menghadapi bencana semburan lumpur. Kita tidak akan lari dari masalah ini, percayalah," tandas Yusuf meyakinkan.Mengenai harga Rp 2,5 juta/meter persegi untuk lahan dan bangunannya serta Rp 120 ribu meter persegi untuk persawahan, lanjut Yusuf, itu sebagai bentuk konkret Lapindo tetap akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan sosial yang terjadi akibat luapan lumpur."Meskipun harga yang diminta warga sebenarnya jauh lebih tinggi dari nilai NJOP dan harga pasar. Tetapi kami juga harus mengukur kemampuan kami, karena kamitidak mau berjanji tanpa sanggup menepatinya. Semoga dengan kesepakan ini kita semua bisa kembali rukun dan bahu membahu untuk menatap masa depan yang lebih baik," pungkasnya.Sementara Jubir Timnas Rudi Novrianto menyatakan jika Perumahan Tanggulaangin Anggun Sejahtera di Kedungbendo tidak termasuk kawasan yang dilaporkan ke Lapindo untuk memperoleh kompensasi pembelian lahan dan rumah. "Kelihatannya perumahan itu tidak termasuk dalam data yang kita kirim ke Lapindo. Mudah-mudahan nanti bisa kembali dibicarakan," terang Rudi saat dihubungi via telepon seluler.
(gik/bal)











































