Nonton Bola Berujung Duka
Senin, 04 Des 2006 20:12 WIB
Ambon - Berniat nonton bola, 38 warga Desa Luhu, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengalami nasib naas. Truk bernomor plat DE8164A yang ditumpangi mereka ke Desa Loki menabrak sepeda motor di Tanjakan Lapanso, Desa Luhu kerena rem blong.Akibatnya 2 warga tewas dan 11 lainnya mengalami luka parah. 9 Warga kini dievakuasi ke Ambon untuk menjalani perawatan intensif. Menurut saksi mata, Ali Semarang (40) yang juga menumpangi truk naas itu kepada detikcom, Senin (4/12/2006), sopir tak mampu mengerem laju truk. "Saat itu truk meluncur kencang pada jalanan menurun tajam dan berliku di tanjakan Lapanso, remnya blong. Untuk menghindari jurang yang berada di sisi kanan, sopirnya langsung mengarahkan truk menabrak dinding bukit. Tapi saat itu sebuah motor ojek berada tepat di sisi kiri. Jadi truk langsung tabrak ojek," tutur Ali.Dikatakan Ali, rencananya, dia bersama 30 warga lainnya hendak menuju Desa Loki untuk memberikan dukungan bagi timnya yang saat itu bertanding sepak bola memperebutkan piala Brimob BKO. Tapi nasib berbicara lain, niatan nonton bola berujung maut.Korban tewas adalah pengemudi ojek, Abdul Hamid Selayar (37) dan Ning Payapo (41), penumpang truk naas itu. Sopir truk M. Sadli Payapo (37), kini ditahan di Polres Seram Bagian Barat, untuk dimintai keterangannya berikut lima saksi mata.Suasana duka menyelimuti Desa Luhu. Ratusan warga yang juga berniat nonton sepak bola dengan mengendarai truk dan sepeda motor lainnya, akhirnya mengurungkan niatnya, sambil menolong warga yang mengalami luka-luka.Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Didik Widjanarko, yang dihubungi detikcom via telepon selular, membenarkan hal itu. "Saat ini, pengemudi truk sudah kami amankan untuk dimintai keterangannya," ujar Didik.Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Didik, kemungkinan besar, rem pada truk blong dan tidak bisa dikendalikan sopir. "Remnya blong. Sopir tidak bisa kendalikan laju truk, dia kemudian menghindari jurang terjal sambil menabrak dinding bukit. Dan kebetulan ada sebuah motor ojek di sisi kirinya. Jadi truk juga nabrak sepeda motor itu," urai Didik.
(han/bal)











































