Yahya Zaini Juga Punya File Video Mesum dengan Maria

Yahya Zaini Juga Punya File Video Mesum dengan Maria

- detikNews
Senin, 04 Des 2006 18:16 WIB
Jakarta - Siapa penyebar video mesum antara anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar dengan artis dangdut Maria Eva masih gelap. Yang pasti, Maria Eva mengaku tidak menyebarkannya. Bisa jadi penyebarnya pihak lain, karena Yahya Zaini juga memiliki file adegan mesum itu."Saya sudah ngobrol dengan Maria, dia bilang HP-nya sering diservis. Dan kemungkinan di HP itu ada gambar itu. Tapi, masalahnya pihak sana (Yahya Zaini-Red) juga punya file itu. Jadi, sampai sekarang kami belum tahu bagaimana itu bisa tersebar," kata pengacara Maria Eva, Ruhut Sitompul.Ruhut mengatakan hal ini saat mendampingi Maria Eva menggelar jumpa pers di Kantor Lembaga Sensor Film (LSF) di Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (4/12/2006). Dalam jumpa pers ini, Maria yang mengenakan kaca mata gelap tampak sering menangis.Bila nanti pelaku penyebaran diketahui, menurut Ruhut, pihaknya berani akan membawanya ke proses hukum. "Saya siap untuk membawa pelaku itu ke proses hukum," jelas dia.Pada kesempatan itu, Maria menyatakan, hubungan antara dirinya dengan Yahya Zaini sebenarnya sudah diketahui oleh para senior Partai Golkar dan AMPI. Dia meminta maaf kepada Golkar dan AMPI atas kejadian ini."Saya kasihan sama Bapak Yahya, kasihan juga pada keluarga saya. Dengan berita-berita yang simpang siur, media tidak tahu perasaan saya. Saya juga tidak berniat untuk mengotori Partai Golkar, atau ormas-ormas yang saya pimpin. Saya minta maaf kepada senior-senior saya di AMPI," jelas dia.Maria juga sempat ditanya wartawan mengenai kemungkinan kasus ini digunakan oleh Partai Demokrat (PD) untuk menghancurkan Partai Golkar. Apalagi, Ruhut, mantan kader Golkar dan kini menjadi pengurus DPP PD menjadi kuasa hukumnya.Atas pertanyaan ini, Ruhut yang menjawab pertanyaan wartawan. "Jadi, perlu saya jelaskan, Yahya Zaini dan Maria Eva teman dekat saya saat saya masih di Partai Golkar. Istrinya (istri Yahya Zaini) juga sahabat saya. Waktu itu, istrinya pernah bercerita sama saya untuk membantu masalah ini (empat tahun lalu). Tapi, karena semua mereka sahabat saya, saya tidak mau," tuturnya."Kemudian, tiba-tiba saat saya di Aceh kemarin saat menjadi jurkam untuk PD dengan saudara Nurul Qomar, saya dihubungi Maria. Saya hanya ingin profesional, sebagai pengacara. Tidak ada kaitannya dengan partai saya, meskipun saya bekas kader Golkar," terang pengacara terkenal ini. (asy/sss)


Berita Terkait