Puting Beliung Terjang Soppeng, 2 Orang Tewas Kena Petir
Senin, 04 Des 2006 17:01 WIB
Makassar - Angin puting beliung kembali menerjang Sulsel. Di Kabupaten Soppeng, 376 rumah mengalami kerusakan. 2 Warga Kecamatan Liliriaja tewas terkena petir. Peristiwa ini terjadi Minggu sore kemarin. Hujan yang turun terus menerus, disusul dengan terjangan angin. Puting beliung menerjang 3 kecamatan di Kabupaten Soppeng, Sulsel. Tiga kecamatan ini adalah Marioriwawo, Liliriaja, dan Lalabata. Akibatnya ratusan rumah di kecamatan ini mengalami kerusakan. Dari 376 rumah yang rusak, 30 di antaranya rusak berat. Kerusakan yang paling parah terjadi di Kecamatan Liliriaja. Rumah yang rusak di kecamatan ini sebanyak 173 rumah. Selain rumah, sejumlah instansi pemerintah juga mengalami kerusakan. "Kami belum menginventarisir semua kerugian. Memang ada sejumlah instansi pemerintah yang juga mengalami kerusakan," ujar Daud Ahmad, Sekretaris Satkorlak Soppeng. Sementara itu, dua orang warga yang tewas hingga kini masih ada di RS Ajatappareng, Soppeng. "Dua orang yang tewas karena peristiwa ini," ucap Daud. Mereka adalah Hansu (35) dan seorang nenek, Natuleng (79). Dua warga ini adalah warga Liliaraja. Hansu tewas karena terkena sambaran petir. Sementara itu, Natuleng diduga meninggal karena jantungan saat peristiwa terjadi. Puting beliung yang terjadi terbilang dahsyat. Bahkan, di Dusun Lobo, Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, sebagian rumah di sana rata dengan tanah. Bukan hanya rumah yang terbuat dari kayu, namun sejumlah rumah yang terbuat dari tembok pun roboh. Hingga kini, para warga yang rumahnya rusak, kebanyakan memilih mengungsi di rumah kerabatnya. Sebagiannya ditampung di rumah kepala desa masing-masing.
(gun/nrl)











































