Chavez Kembali Pimpin Venezuela, Bush Disentil
Senin, 04 Des 2006 14:46 WIB
Caracas - Keyakinan Hugo Chavez bakal terpilih lagi sebagai Presiden Venezuela terbukti. Dia pun merayakannya dan berikrar akan meluncurkan revolusi sosialis, mencela pemerintahan AS, dan memuji pemimpin komunis Kuba."Lebih dari 60 persen memilih proyek sosialis," seru Chavez di hadapan pendukungnya dari balkon Istana Kepresidenan di Caracas yang disambut sorak-sorai pendukungnya.Rakyat Venezuela, lanjutnya, telah memilih sosialisme abad 21, era baru bagi demokrasi sosialis yang telah dilakukannya selama 8 tahun. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (4/12/2006).Chavez juga menyentil Presiden AS George W Bush. "Ini merupakan penaklukan lainnya terhadap kekuasaan Mr Danger," ujarnya merujuk pada warga AS bermata biru dalam novel tahun 1929 yang merampok tanah dari petani Venezuela."Ini kemenangan atas iblis yang ingin mendominasi dunia. Runtuhlah imperialisme," teriak Chavez yang menyebut rivalnya dalam pemilu, Manuel Rosales, sebagai jongos AS.Dalam pidato kemenangannya, Chavez juga menyampaikan pujian kepada pemimpin komunis Kuba, Fidel Castro.Chavez memenangkan 61 persen suara rakyat Venezuela dan memimpin 23 poin atas gubernur negara bagian Manuel Rosales. Rosales langsung menyatakan menerima kemenangan Chavez.
(sss/nrl)











































