Ical Nilai Penanganan Korban Lapindo Bergeser

Ical Nilai Penanganan Korban Lapindo Bergeser

- detikNews
Senin, 04 Des 2006 14:05 WIB
Jakarta - Bukan masalah berapa besaran nilai ganti untung Lapindo Brantas Inc bagi para korban semburan liar lumpur panas. Tapi sebaiknya tetap berpatokan pada arahan Wapres Jusuf Kalla (JK). "Wapres itu sudah bilang 10-20 persen di atas dari harga yang wajar," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie, Senin (4/12/2006). Penyataan di atas ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya seusai upacara kenegaraan menyambut kunjungan Presiden Korea Selatan, Roh Moo-hyun, di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta. Menurut Ical -- panggilan akrab Aburizal Bakrie -- prioritas penanganan terhadap para korban telah bergeser dari skema awal. Yakni dari masalah pemukiman ulang warga ke lokasi baru menjadi persoalan harga tanah dan rumah. Seharusnya yang lebih dipikirkan bersama dan dikebut pelaksanaannya sekarang adalah tahapan pemukiman warga. Mulai penetapan lokasi yang aman dari ancaman lumpur sampai pembangunan rumah-rumah baru. "Sebetulnya paling penting adalah (warga) mempunyai tempat (tinggal) baru yang lebih baik. Ini kan bukan jual beli barang," ujarnya. (lh/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads