Miftah Faridl: Aa Gym Harus Ikhlas Terima Risiko Poligami

Miftah Faridl: Aa Gym Harus Ikhlas Terima Risiko Poligami

- detikNews
Senin, 04 Des 2006 11:02 WIB
Miftah Faridl: Aa Gym Harus Ikhlas Terima Risiko Poligami
Bandung - Ketua MUI Bandung Miftah Faridl yang menjadi saksi pernikahan kedua Aa Gym berikan wejangan sekaligus dorongan kepada Aa Gym saat kuliah subuh MQ, Senin (4/12/2006). Menurut dia, Aa Gym harus ikhlas menjalani pilihan hidupnya untuk berpoligami sekaligus terima juga risikonya."Ikhlas melakukan, ikhlas menerima risikonya, dan ikhlas kepada Allah. Karena semua ini kuncinya adalah ikhlas. Ridlo menerima semua ini, ridlo menerima caci maki," ujar Miftah. Nasihat ini diberikan Miftah saat kuliah subuh yang dipandu oleh Aa Gym di Masjid Daarut Tauhiid Bandung. Sebelum Miftah masuk, sebelumnya beberapa penelepon masuk dan menyampaikan pendapat pro dan kontra mengenai pernikahan Aa Gym ini. Mendengar berbagai komentar itu Aa Gym mengatakan dirinya hanya akan menjadi pendengar. "Seharusnya ada ulama yang masuk (telepon-red) untuk berkomentar. Kalau Aa bicara ini terus, disangka membela diri," ujarnya. Tak lama kemudian, Miftah menelepon. "Tak ada perbuatan sia-sia jika itu dilakukan dengan ikhlas. Tapi tidak ada perbuatan yang menguntungkan meski itu dipandang baik oleh manusia, jika tidak diridloi oleh Allah," tutur dia. Tuhan, kata dia, tidak mungkin menurunkan aturan yang akan menjerumuskan manusia."Saya yakin Aa bisa lulus dan harus lulus. Teteh sudah lulus," ujarnya. Kemudian Miftah meneruskan bahwa terkadang manusia membenci sesuatu padahal itu merupakan kebaikan.Miftah juga meminta semua pihak untuk berhenti ghibah atau bergunjing mengenai pernikahan kedua Aa Gym ini. Menurut dia, ghibah adalah perbuatan sadis karena dalam sebuah hadist ghibah diperumpamakan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri."Aa itu manusia, seseorang yang mungkin punya kesalahan dan kekhilafan. Untuk itu perlu doa dari kita semua, agar Aa sukses menjalani pilihan hidupnya itu," tandasnya.Kemudian saat Miftah akan menutup teleponnya, Aa Gym langsung memotongnya. "Pak Miftah, Pak Miftah memang sekarang ini Aa banyak mendapat SMS yang isinya banyak makian, seperti ini Aa kalau saya ketemu akan saya jambak Aa, pukul, ludahi Aa," ujar Aa Gym membacakan salah satu SMS. Namun, lanjutnya, tidak sedikit pula yang memberikan support. Kemudian Aa Gym bertanya kepada Miftah. "Apakah poligami halal pak Miftah," tanya Aa.Miftah menjawab bahwa aturan poligami ada ayatnya dalam Al Quran. Menurutnya poligami bisa menjadi solusi dari kemaksiatan yang saat ini makin meningkat di Indonesia. (ern/asy)


Berita Terkait