Sudah Dapat Tas, Penodong Lempar Korbannya dari Metromini
Minggu, 03 Des 2006 22:28 WIB
Jakarta - Aksi penodongan yang terjadi di metromini 41 jurusan Tanjungpriok-Pulogadung ini terbilang sadis. Sudah merampas harta benda korban, pelaku tega melempar korban dari kendaraan yang dinaiki.Tindakan kriminal ini dialami Dara Efrina Damayanti (20), pegawai swalayan M Mart yang berlokasi di Jl Plumpang, Semper, Jakarta Utara.Peristiwa bermula ketika, Dara, seperti biasa hendak berangkat menuju tempat kerjanya. Dia pun menyetop metromini yang biasa dia tumpangi dari depan gang rumahnya yang terletak di Jl Lorong 101, Koja, Jakut.Kala itu waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB, minggu (3/11/2006). Bergegas, Dara menyetop sebuah metromini. Karena kosong, saat itu hanya ada 5 penumpang di dalamnya, Dara memilih duduk persis di belakang sopir.Tak berapa lama kemudian, sekitar 15 menit mobil berjalan, seorang penumpang pria yang duduk di bangku belakang menghampirinya. Sang pria itu lantas menodongkan sebilah senjata tajam dan meminta tas yang dibawa Dara.Tak rela, harta bendanya hendak dirampas, Dara, menolak memberikan tasnya itu. Namun tiba-tiba, sang pria lantas merenggut tas itu dari pangkuan Dara. Terjadilah tarik menarik memperebutkan tas itu.Sayangnya, para penumpang lain, sopir serta kondektur metromini hanya diam terpaku, tidak memberikan pertolongan. Entah mereka bagian dari komplotan sang pria atau bukan.Tak lama kemudian, tas pun berpindah tangan kepada sang pria penodong itu, yang lantas berjalan dan duduk kembali ke tempatnya. Dara tidak diam saja. Dia pun lantas menghampiri penodong itu dan meminta kembali tasnya.Tapi sang pria ternyata, emoh mengembalikan tas milik Dara yang dirampasnya. Dia pun lantas berdiri sambil mengacungkan senjata tajam mengancam Dara."Kembali ke tempat duduk atau saya bunuh kamu," ucap sang pria seperti ditirukan Dara di RS Puri Medika.Namun, ternyata sang penodong berbuat sadis, ketika Dara berada di dekat pintu depan, sang pria lantas mendorongnya hingga terjatuh. Tak ingat apa-apa lagi, Dara tergeletak jatuh dan mengalami luka di kepala, kuping, sikut hingga pinggang mengalami luka tergores.Saat itu metromini melaju dengan kecepatan 50 km/jam. Dara di dorong pelaku hingga jatuh ketika metromini melintas di Jl Yos Sudarso, persis di depan PT Ujung Lima. Dara pun lantas ditolong seorang anggota marinir yang ketika itu tengah melintras dan membawanya ke RS Puri Medika untuk mendapatkan pertolongan. Sementara metromini terus melaju menuju arah Pulogadung."Saya terus tidak ingat apa-apa lagi. Tahu-tahu bangun sudah sampai di rumah sakit. Yang saya ingat ada seorang pria yang datang menghampiri saya," tandas Dara di Rumah sakit.Untuk sementara, polisi masih melakukan penyelidikan. Metromini serta pelaku pun kini sedang dalam perburuan. Hingga saat ini, Dara masih terbaring di RS untuk menjalani perawatan petugas medis.
(ndr/ahm)











































