Pascagempa, Warga Kota Bima NTB Kembali Beraktivitas
Sabtu, 02 Des 2006 12:06 WIB
Bima - Setelah sempat dihebohkan isu tsunami, aaktivitas warga Kota Bima, NTB, berangsur normal. Anak-anak berangkat sekolah seperti biasa. Pasar tradisonal ramai pembeli dan penjual. Aktivitas perkantoran pun berjalan normal."Subuh tadi, warga yang sempat naik ke gunung karena takut ada tsunami, sudah kembali ke rumah masing-masing. Karyawan kantor baru pada datang pukul 09.00 Wita, padahal biasanya pukul 07.00 Wita sudah ada di kantor," ujar Bahrudin, Sekretaris Kelurahan Paruga, Rasanae Barat, Bima, NTB, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (2/12/2006).Menurut dia, masyarakat yang lari ke gunung saat gempa berkekuatan 5,8 SR pada Jumat 1 Desember malam pukul 21.01 Wita berjumlah ribuan orang. Hampir semua warga di pesisir pantai lari tunggang langgang tanpa membawa barang apapun."Dari tadi pagi sampai pukul 11.00 Wita, saya merasakan sudah ada 2 kali gempa susulan dengan kekuatan kecil," imbuh Bahrudin.Beberapa rumah di Kelurahan Paruga mengalami retak dinding dan genteng berhamburan. Kantor Koperasi Paruga pun runtuh akibat gempa itu. Namun pihak kelurahan belum menerima laporan adanya korban luka maupun korban jiwa.
(nvt/jon)











































