Anggota Tim Survei BKSDA Riau Tewas 'Dihajar' Gajah
Sabtu, 02 Des 2006 10:25 WIB
Pekanbaru - Entah mimpi apa semalam, Sarifuddin, anggota Tim Survei Balai Konservasi Sumber daya Alam (BKSDA) Riau tewas 'dihajar' gajah liar. Tubuhnya hancur diinjak-injak hewan raksasa itu hingga hampir tak dapat dikenali.Peristiwa naas ini terjadi ketika Tim Survei BKSDA Riau mengusir gajah yang masuk ke perkampungan, tepatnya Desa Pantai Cermin, Kecamatan Sungai Galuh, Kampar, Riau, Jumat 1 Desember sore.Demikian keterangan Kepala Seksi II BKSDA Ali Nafsir Siregar yang ditemui detikcom di kediamannya, Komplek Perumahan Pandau Permai, Kampar, Sabtu (2/12/2006)."Tim yang berjumlah 10 orang ini mulai bekerja di desa itu sejak 28 November lalu," ujar Nafsir.Dijelaskan dia, tim tersebut ditugaskan setelah BKSDA menerima laporan dari masyarakat bahwa ada 8 gajah liar yang keluar masuk perkampungan penduduk. Ketika sedang menyusuri jalan, tiba-tiba Sarifuddin dikejar dan diinjak-injak Gajah.Karena terkejut, anggota tim yang lain pun melarikan diri tanpa sempat menolong rekannya. Pria 35 tahun itu pun tewas seketika."Jenazah korban sudah diberangkatkan ke kampung halamannya di Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara," imbuh Nafsir.Menurut dia, peristiwa ini pertama kali terjadi di Riau. Biasanya gajah jantan menjadi brutal apabila menjelang musim kawin, sehingga bisa menyerang siapapun yang ada dihadapannya."Saat ini tim sudah kembali ke lapangan untuk mengusir gajah dari kawasan pemukiman penduduk menuju habitatnya. Gajah masuk kampung di Riau itu sudah biasa, mungkin karena habitatnya menyempit," Nafsir mengakhiri pembicaraan.
(nvt/fjr)











































