Pembahasan Ganti Untung Lapindo - Warga Deadlock
Jumat, 01 Des 2006 18:16 WIB
Sidoarjo - Pembahasan tawar menawar harga ganti untung antara Lapindo Brantas Inc dengan warga korban luapan lumpur berakhir deadlock. Pembahasan ditunda hingga Senin 4 Desember pukul 15.00 WIB.Pertemuan dilakukan di rumah dinas bupati, di Komplek Pendopo Bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (1/12/2006) pukul 14.00-17.00 WIB.Tertundanya kesepakatan harga ini karena 16 warga perwakilan 4 desa menolak harga yang ditawarkan Lapindo. Untuk tanah pekarangan, Lapindo menawarkan ganti rugi sebesar Rp 500 ribu per meter persegi. Untuk bangunan, Lapindo menawarkan Rp 1.250.000 per meter persegi. Sementara untuk tanah sawah, Lapindo bersedia mengganti Rp 90 ribu per meter perseginya. Lapindo bersedia membeli tanah dan bangunan milik warga yang terkena dampak langsung semburan lumpur dengan membuat akta jual beli.Selain itu, jadwal pelaksanaan jual beli dan pembayarannya segera dirundingkan melalui perwakilan tiap desa berdasar surat kuasa dari masing-masing pemilik dengan tim nasional. Pembelian akan dilakukan dengan pendataan dan verifikasi atas seluruh tanah dan bangunan.Sementara penawaran terakhir dari pihak Lapindo, bagi mereka yang menghendaki dan memenuhi kriteria untuk menempati pemukiman warga, Lapindo sedang menyiapkan pembangunan kawasan terpadu Sidoarjo Baru dengan memperhatikan pranata sosial yang berlaku.Namun, soal harga yang ditawarkan ditolak warga. Warga tetap meminta ganti rugi masing-masing untuk tanah pekarangan sebesar Rp 1 juta per meter persegi, bangunan Rp 1,5 juta per meter persegi, dan tanah persawahan sebesar Rp 120 ribu per meter perseginya. Usai rapat, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso, Ketua Timnas Basuki Hadi Moeljono, dan GM Lapindo Imam P Agustino menemui ribuan warga yang sudah bergerombol sejak pagi di kompleks Pendopo Bupat Sidoarjo.Bupati menyatakan, karena warga menolak, Lapindo meminta waktu 2 x 24 jam untuk membicarakan tuntutan warga dengan shareholder di Jakarta. Bupati juga mengimbau warga untuk tidak khawatir. Lapindo, tambah Bupati, akan tetap bertanggung jawab."Akan ada jawaban dari Lapindo Senin sore pukul 15.00 WIB. 75 Persen disetujui. Sekarang tinggal 25 persen yang akan diperjuangkan manajemen Lapindo. Ini upaya Lapindo untuk mewujudkan tanggung jawab sosial kepada warga," janjinya.
(fjr/asy)











































