John Cena Bertahan di Rental PS
Jumat, 01 Des 2006 18:02 WIB
Jakarta - Setelah acara gulat bohong-bohongan Smack Down dihentikan tayangan di televisi, poster dan gambar tokoh John Cena, Undertaker, Booker T, dan Triple H yang jadi idola anak juga menghilang dari para pedagang mainan anak-anak di Indonesia. Namun John Cena masih dapat dilihat di arena Play Station (PS).Berdasarkan pantauan detikcom, para pedagang mainan yang biasa mengkal di sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Yogyakarta, Jumat (1/12/2006) sudah tidak menjual poster atau stiker tokoh-tokoh Smack Down. Meski masih menyimpan setumpuk poster dan stiker yang belum dijual, para pedagang untuk sementara tidak menjualnya.Sedang di sejumlah arena (PS) di kampung Pengok Kidul, Sapen, Gendeng Kecamatan Gondokusuman dan Glagahsari Kecamatan Umbulharjo beberapa anak masih ada yang bermain game-game pertarungan gulat bebas. Sebagian besar mereka bermain di arena PS, satu televisi ada yang dimainkan oleh dua orang anak dan ada pula yang satu anak saja.Tugiyo (40), salah seorang pedagang mainan di dekat SDN Keputran Alun Alun Utara, kepada detikcom mengatakan, setelah acara smack down tidak disiarkan di televisi dan dipermasalahkan, beberapa pedagang mainan sempat mendapat imbauan dari beberapa sekolah agar tidak menjual gambar-gambar tokoh tersebut. Namun dirinya belum pernah mendapat teguran langsung dari sekolah atau aparat. "Teman-teman saya yang tinggal serumah dikontrakkan sudah ada yang menegur ketika jualan di wilayah Wirobrajan. Kalau saya belum," kata Sabar, warga Madiu yang sudah lebih dari 10 tahun berdagang mainan anak-anak itu.Karena sudah ada rekannya yang dilarang, untuk sementara dia juga memilih tidak memperdagangkannya. Sebagian poster dan stiker gambar tokoh smack down itu masih tersimpan di rumah di kontrakan. "Nanti akan kami kembalikan kalau yang menyetori gambar-gambar itu datang," katanya.Dia mengaku sebelum ada larangan atau ribut-ribut masalah smack down, gambar-gambar itu laku keras saat dijual kepada anak-anak di sekolah maupun di tempat-tempat keramaian. Saat lebaran, ketika menjual di tempat wisata seperti di Alun Alun Utara dan Bonbin Gembira Loka, gambar-gambar pria berotot ini laku keras. Dalam sehari bisa terjual sekitar 10-20 poster seharga Rp 1.500/lembar atau Rp 500-Rp 1.000/lembar stiker. "Sekarang saya hanya jualan mainan seperti mobil-mobilan, pistol mainan dll," katanya.
(bgs/nrl)











































