WHO Kampanye Stop TBC di RI
Jumat, 01 Des 2006 12:18 WIB
Jakarta - Tuberculosis (TBC) menempati urutan kedua sebagai penyakit mematikan setelah HIV/AIDS di Indonesia. Melihat kondisi itu, dengan mengusung tema Call to Stop TB, WHO berharap masyarakat Indonesia sadar akan bahaya penyakit mematikan ini."Dari data data WHO, hingga saat ini sudah 300 orang meninggal dan 2 juta lainnya dirawat akibat penyakit mematikan ini," ujar Humas WHO Indonesia Sari Setiogi saat berbincang dengan detikcom di Puskesmas Tebet, Jumat (1/12/2006).WHO juga melakukan kunjungan lapangan ke beberapa puskesmas antara lain Puskesmas Tebet, RS Persahabatan dan Puskesmas Kampung Bali untuk memberikan pemeriksaan TBC secara gratis kepada masyarakat."Kami beri penyuluhan kepada pasien, agar mereka berobat secara tuntas," kata Sari.Selain memberikan pemeriksaan TBC gratis, WHO yang diwakili mantan Presiden Portugal Jorge Sampaio dan Asisten Dirjen WHO Asamoa Baah juga sempat menengok pasien TBC di RS Persahabatan, Jakarta Timur.
(ken/nrl)











































