Flu Burung Telan Kerugian Rp 1,1 T
Jumat, 01 Des 2006 12:16 WIB
Jakarta - Selain memakan korban jiwa, virus flu burung menelan kerugian di bidang industri perunggasan sekitar Rp 1,1 triliun. Kampanye flu burung pun terus digenjot."Di Indonesia kerugiannya mencapai Rp 1,1 triliun di dunia perunggasan Indonesia. Kerugian yang tidak langsung 1,7 kali dari Rp 1,1 triliun," kata Ketua Harian Komnas Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza Bayu Krisna Murthi.Hal ini disampaikan Bayu dalam jumpa pers di kantor Komisi Yudisial, Jalan Abdul Muis Nomor 8, Jakarta, Jumat (1/12/2006).Selain itu, lanjut dia, September 2006, kerugian langsung di industri unggas dunia karena flu burung mencapai US$ 2 miliar dan itu sekitar 14 persen dari total perdagangan unggas di dunia.Untuk kerugian yang tidak langsung, mencapai US$ 3,4 miliar atau 1,7 kali dari kerugian langsung. Hal ini disebabkan berkurangnya asupan konsumsi gizi daging ayam dan telur.Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia Ron Muller menambahkan, telah disetujui bantuan dari Julius Baer Bank di Swiss sebesar US$ 50 ribu untuk membantu kampanye flu burung di Indonesia. Dana akan digunakan untuk kampanye flu burung pada Januari 2007."Selama 2006, turisme di Indonesia menurun hingga 40 persen," cetusnya.
(aan/sss)











































