Susah Cari Kerja, Lulusan Rusia Curhat ke SBY

Laporan dari Rusia

Susah Cari Kerja, Lulusan Rusia Curhat ke SBY

- detikNews
Jumat, 01 Des 2006 11:23 WIB
Moskow - Para sarjana lulusan Rusia mengaku kesulitan mencari kerja. Susah-susah sekolah, eh, paling banter hanya jadi penerjemah di biro travel. Keluhan itu disampaikan seorang mahasiswa yang tengah menimba ilmunya di Rusia kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pertemuan Presiden SBY dengan warga Indonesia di Moskow, Rusia pada Kamis (30/11/2006) pukul 09.00 waktu setempat atau sekitar Jumat (1/12/2006) pukul 01.00 WIB itu dimanfaatkan untuk curhat. Seperti dilaporkan wartawan detikcom Nurul Qomariyah, pertemuan itu berlangsung di Wisma KBRI, Moskow, Rusia.Presiden membuka dialog itu dengan bercerita tentang kunjungannya ke Rusia. Menurut SBY, kunjungan ini adalah yang pertama kali sejak ia menjadi presiden. SBY juga sempat mengunjungi Rusia pada awal 1996, namun saat itu SBY berkapasitas sebagai komandan militer di bawah PBB. SBY saat itu bertugas di Bosnia. "Waktu itu Dubesnya pak Rahmat Witoelar dan kita menggelar salat ied di Wisma KBRI," kata SBY.Setelah itu dilanjutkan dengan dialog dengan para warga Indonesia di Moskow. "Lulusan dari Rusia tidak mendapatkan tempat yang bagus," keluh seorang mahasiswa. "Sebelumnya, saya tanya, itu datanya dari mana?" tanya SBY."Dari para alumni yang sudah lulus dan belum mendapat pekerjaan," ujar mahasiswa tersebut.Atas keluhan tersebut, SBY menegaskan, tidak ada diskriminasi sama sekali untuk para lulusan universitas. "Saya melarang diskriminasi," tegas SBY.Menurut Presiden, harus ada sebuah peta lapangan kerja. Dengan demikian, ada sinkronisasi antara pasar tenaga kerja, produsen tenaga kerja dan lulusan tenaga kerja itu sendiri.Presiden juga meminta para lulusan Rusia untuk tetap optimistis bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan melihat adanya peluang. "Jangan kecil hati, dan tetap berdoa. Kalau perlu kirim SMS ke saya. Tapi itu belum berarti langsung dapat pekerjaan," ujar SBY. (qom/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads