Dana Seleksi Calon Hakim Agung 2007, Belum Siap
Jumat, 01 Des 2006 02:16 WIB
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) belum mempersiapkan biaya rekrutmen calon hakim agung untuk tahun 2007 mendatang. KY lebih memilih memberi kesempatan kepada hakim agung baru untuk menunjukan kualitasnya.Demikian disampaikan anggota Komisi Yudisial Soekotjo Soeparto usai acara Malam Penganugerahan Habibie Awards 2006 di Hotel Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (30/11/2006)."Mau tidak mau kita lakukan. Kalau segera tidak mungkin. Harus ada biaya. Biaya belum siap. Tahun depan pengumuman," ujarnya.Rencananya, KY bersama MA tanggal 5 Desember 2006 nanti akan melakukan kesepakatan mengenai pencalonan hakim agung."Kita memang merencanakan kasih kesempatan bagi mereka (calom hakim agung) yang belum beruntung baik yang karir dan non karir. Harus ada sharingpendapat yang menjadi acuan," katanya.Mengenai 6 orang calon hakim agung yang lolos seleksi, Soekotjo mengatakan sebenarnya semuanya telah memenuhi unsur-unsur yang telah ditentukan walaupun tidak lengkap dari segi kualifikasi."Kebutuhan belum mencerminkan itu. Mudah-mudahan dengan adanya seleksi lanjutan lebih terakomodir. Ini perlu ada pembicaraan untuk mencakup kebutuhan itu," ungkapnya.Anggaran calon hakim agung seleksi pertama sebesar 2,6 milliar. Rinciannya pemasangan iklan di media sebesar Rp 813 juta, konsultan sebesar Rp 191 juta, tim pakar Rp 135 juta, honorarium tim penguji Rp 195 juta dan kunjungan ke daerah Rp 79 juta.
(fay/fay)











































