Lima Pembajak Kapal Dibekuk
Kamis, 30 Nov 2006 21:04 WIB
Medan - Lima orang pembajak kapal di kawasan perairan Sumatera Utara (Sumut) diringkus Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) I Belawan. Mereka yang kini ditahan di markas Lantamal I Belawan, mengaku sebagai bekas anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM)."Pengakuan mereka, memang bekas anggota GAM. Kemungkinan mereka tidak lagi ada pekerjaan sejak adanya MOU Helsinki dan beralih menjadi perompak kapal," kata Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarambar) Laksamana Muda TNI Muryono, di Markas Lantamal I Belawan di Belawan, Medan, Kamis (30/11/2006).Kelima tersangka itu diidentifikasi sebagai Sy alias SP (22), yang merupakan otak pelaku, Rizal (27), Yn (23), MI (21), yang semuanya warga Aceh Timur, NAD. Sementara seorang lagi, Muhammad Azhar (21) adalah warga Jalan Pasar III, Krakatau, Medan.Mereka ditangkap pada Rabu (29/11/2006) lalu saat membajak Kapal Motor (KM) Sumber Rezeki di perairan Kuala Serapu, Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Mereka menyandera nahkoda kapal, Hoksun. Dengan memakai KM Sumber Rezeki, mereka membajak KM Sumber Mas, menyandera nakhodanya, Akun dan menenggelamkan kapal."Ketika di Pulau Kampai, Pangkalan Susu, kapal ini bertemu petugas patroli yang langsung curiga di kapal itu ada perompakan. Namun ketika akan diperiksa, mereka mematikan lampu kapal dan melarikan diri. Tetapi kita berhasil mengejarnya," kata Muryono.Dalam aksinya, para pelaku menggunakan lima senjata api, yakni satu pistol FN sebanyak, dua pucuk senjata M 16, satu pucuk AK 47 dan senjata GLM satu pucuk. Semua senjata itu dibuang ke laut setelah mengetahui personil AL sudah mengepung mereka.Saat ini senjata-senjata itu masih dicari personil AL. Muryono mengatakan pihaknya masih menelusuri asal senjata dan otak dibalik perompakan yang terjadi. Berdasarkan pengakuan korban, ada yang sudah dua kali dibajak oleh komplotan yang sama.
(fay/fay)











































