Masjid St Petersburg, Menjadi Indah Berkat Soekarno

Laporan dari Rusia

Masjid St Petersburg, Menjadi Indah Berkat Soekarno

- detikNews
Kamis, 30 Nov 2006 18:33 WIB
Masjid St Petersburg, Menjadi Indah Berkat Soekarno
St Petersburg - Masjid Saint Petersburg, Rusia yang sangat indah, dulu sempat menjadi gudang. Berkat Presiden Soekarno saat itu, gudang tersebut akhirnya menjadi rumah Allah yang luar biasa indahnya.Ornamen Eropa klasik berpadu dengan Islam menjadi penghias masjid ini. Bagian depan masjid dibuat dari kombinasi ornamen oriental dan turquioise blue mosaic. Pada dinding masjid terdapat ayat-ayat suci Al Quran dengan huruf Arab. Pilar di dalam terbuat dari marmer hijau dan karpet khusus yang dibuat pengrajin dari Timur Tengah.Selama masa perang dunia kedua, masjid ini pernah ditutup dan dijadikan gudang. Namun pada tahun 1956, ketika Presiden Soekarno mengunjungi Rusia, dia tidak menemukan adanya masjid. Dan setelah mendengar adanya masjid yang menjadi gudang, akhirnya Soekarno meminta agar masjid itu dibangun kembali.Masjid terbesar di Eropa ini dikunjungi oleh Presiden SBY bersamaan dengan kunjungan kenegaraan selama 3 hari di Eropa. Kesempatan itu tidak lupa dimanfaatkan oleh presiden SBY untuk menunaikan salat sunnah Tahiyatul Masjid.Setelah itu, SBY melakukan dialog dengan Mufti Central Mosque St Petersburg, Zhapar N. Panchaev. Dalam dialogtersebut, Panchaev memberikan penjelasan seputar sejarah masjid St Petersburg.Ia juga meminta agar Presiden SBY dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menyampaikan rasa terima kasihnya karena Putin telah memberikan bantuan untuk renovasi masjid agung tersebut."Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, tolong disampaikan rasa terima kasih karena telah membantu renovasi tersebut," ujar ustad Panchaev yang menggunakan sorban putih itu seperti dilaporkan reporter detikcom, Nurul Qomariyah dari St. Peterburg, Kamis.Atas permintaan tersebut, Presiden SBY menyatakan kesediaannya. "Insya Allah akan saya sampaikan ucapan terima kasih atas bantuan presiden Putin untuk memperkokoh dan memperindah rumah Allah ini," ujarnya.Tak lupa, ustadz Pancaev ia juga menceritakan sebuah kaligrafi Al Fatihah dari kayu jati yang diberikan oleh mantan Presiden Megawati bersamaan kunjungannya ke St Petersburg 2003 lalu. Kaligrafi berukuran 220x150 cm itu terpampang di bagian depan masjid St Petersburg.Di akhir pembicaraannya, ustad Panchaev ini mendoakan kemakmuran untuk rakyat Indonesia. Sementara Presiden SBY berharap dan berdoa agar masyarakat muslim di St. Petersburg bisa hidup sejahtera dan beribadah dengan baik. (qom/asy)


Berita Terkait