Tayangan Berita Kekerasan Juga Harus Distop
Kamis, 30 Nov 2006 13:07 WIB
Jakarta - Tidak cukup menghentikan tayangan smack down untuk mencegah anak-anak meniru tindakan kekerasan. Tapi segala tayangan yang berbau kekerasan di televisi harus juga ikut dihilangkan."Bukan hanya smack down, bahkan berita yang melaporkan kekerasan harus juga distop," kata Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Heru Hendratmoko di sela diskusi dan peluncuran buku 'Dia Dijuluki Hari Ini' di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (30/11/2006).Menurut dia, baik wartawan maupun pengelola media massa seharusnya memiliki sense of social yang tinggi terhadap masyarakat."Mereka harus berpikir terhadap dampak yang ditimbulkan ketika sebuah program ditampilkan, tidak hanya mengejar rating," ujar Heru.Dia juga menyesalkan sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang tidak tegas terhadap tayangan-tayangan berbau kekerasan dan eksploitasi seks yang sering muncul di media televisi.
(ndr/sss)











































