Sulitnya Cari Bodi Mulus

Laporan Haji

Sulitnya Cari Bodi Mulus

- detikNews
Kamis, 30 Nov 2006 07:03 WIB
Makkah - Mobil-mobil mewah keluaran mutakhir menjadi pemandangan tersendiri di kota Makkah. Tapi sayangnya, kita sulit menjumpai bodi indah nan mulus.Bodi mulus? Jangan piktor alias berpikiran kotor dulu. Bodi yang dimaksud adalah badan atau bagian luar mobil. Entah mengapa, kebanyakan bodi mobil yang berseliweran di jalan raya kota Makkah penyok di sana-sini. Catnya juga berwarna kusam seperti tidak pernah tersentuh air."Orang sini (Makkah) terkenal sembrono dan kasar dalam berkendaraan. Jadi jangan heran kalau mobil-mobil mereka nggak ada yang mulus," kata Nordin, seorang mukimin (WNI) yang tinggal di Makkah kepada detikcom, Selasa (28/11/2006).Menurutnya, kecelakaan kecil seperti serempetan atau benturan saat parkir bukan hal yang aneh di kota Makkah. Begitu juga dengan menabrak trotoar atau pembatas jalan. Sebagai contoh, pria bertubuh subur ini menunjuk mobilnya sendiri. Mobil sedan merek Nisan itu tampak penyok di sana-sini. Bagian bagasinya melesak cukup dalam. Catnya juga tampat tergores di sana-sini. Mobil keluaran tahun 2005 itu benar-benar terlihat jauh lebih tua dari usianya."Ini (bagasi belakang) ditabrak waktu macet, ini (bodi samping) diserempet waktu parkir. Ana (saya) kadang-kadang juga jadi ikut-ikutan sembarangan kalau nyupir," ujar lulusan Pondok Pesantren Gontor ini.Tingkat kecelakaan lalu lintas akan menjadi-jadi saat musim haji tiba. Sikap sembrono para pengemudi bercampur aduk dengan kelakuan jamaah haji dari berbagai negara yang terkadang berjalan kaki seenaknya. Lalu lintas di kota Makkah benar-benar menjadi semrawut. Karena itu, bagi calon jamaah haji Indonesia ada baiknya untuk selalu berhati-hati saat berpergian di kota Makkah. Menyebaranglah selalu di tempat-tempat yang sudah disediakan. Di kota Makkah, banyak sekali terdapat jembatan penyeberangan. Sarana umum ini tertata dengan apik dan bebas dari pedagang kaki lima."Orang Makkah malas memperbaiki kendaraannya. Mungkin mereka merasa setiap tahun pasti bakal rusak lagi. Dari pada dibetulin, mending dijual dan beli yang baru. Di sini mobil murah kok, liat saja hampir semua warga Makkah punya mobil," ujar Nordin. Duh enaknya tinggal di negeri yang makmur. (djo/wiq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads