Fly Over Porong Rawan Ambrol
Kamis, 30 Nov 2006 06:58 WIB
Sidoarjo - Meski jalan tol Porong Gempol telah resmi ditutup, namun jalan simpang susun atau fly over di KM 37 ini harus diwaspadai. Adanya pergeseran tanah di sekitarnya mengakibatkan terjadinya retakan aspal maupun tanah. Setiap harinya, fly over ini selalu dihiasi lalu lalang kendaraan operasional timnas penanggulangan lumpur. Di bawahnya,ada jalur kereta api dan jalan raya yang dapat memicu munculnya retak.Aspal fly over telah retak sampai 2 cm, sepanjang kurang lebih 1 meter. Begitu pula, pembatas untuk tempat pemuaian fly over terdapat pergeseran sebesar 1 cm. Jubir Timnas Penanggulangan Lumpur Nofriyanto mengakui telah menerima laporan pergeseran tanah itu dan saat ini sedang dilakukan pemantauan. "Satu minggu ini akan terus diamati perkembangan pergeseran tanah itu, karena laporan yang saya terima, tanah di bawah fly over juga ada pergeseran," kata Rudi saat dihubungi detikcom, Kamis (30/11/2006). Nantinya, lanjut Rudi, timnas akan menentukan langkah-langkah untuk melakukan antisipasi. "Kalau perkembangannya membahayakan, mungkin fly over itu dicopot," imbuhnya. Sebab, tambahnya, fly over digunakan sebagai jalur kendaraan operasional timnas. "Kita masih menunggu hasil pengamatan di lapangan," tandasnya.
(nwk/wiq)











































