Laporan Haji
Waspadai Sengatan Udara Dingin
Kamis, 30 Nov 2006 06:37 WIB
Makkah - Puncak musim haji tahun ini akan bertepatan dengan datangnya musim dingin di Arab Saudi. Jamaah harus mewaspadai sengatan udara dingin."Kalau bisa jamaah membawa kain ihram yang tebal serta membawa sejumlah baju hangat," kata Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Makkah, Dr Zainuswir Zainoen SpJP, di kantornya, Distrik Aziziah, Makkah, Arab Saudi, Rabu (29/11/2006).Zainuswir mengimbau agar jamaah haji menyiapkan diri sebaiknya-baiknya. Termasuk membawa perlengkapan yang mendukung, seperti kain ihram yang tebal. Pakaian ihram yang tebal sangat membantu untuk melawan udara dingin di Tanah Suci. Sedangkan jamaah wanita bisa menggunakan jaket atau rompi untuk menghangatkantubuh mereka. Dia juga mengingatkan agar para jamaah jangan lupa minum air yang banyak. Meski udara dingin cairan tubuh bisa berkurang. Repotnya, dalam cuaca dingin seseorang kerap tidak merasa haus. Idealnya, dalam sehari air yang dikonsumsi sebanyak 2 hingga 3 liter.Tips lainnya adalah jangan melakukan aktivitas yang tidak penting. Jamaah sebaiknya hanya berkonsentrasi pada kegiatan yang berkaitan dengan ibadah haji. Jangan melakukan kegiatan lain yang justru hanya akan menguras tenaga dan membuat tubuh dehidrasi."Bagi jamaah yang mempunyai penyakit bawaan dari tanah air, jangan lupa membawa obat-obatan pribadi. Minum obat tersebut secara teratur," ujar Udara dingin adalah salah satu penyebab utama kematian jamaah haji di Tanah Suci. Udara dingin bisa memicu penyakit baru dan memperparah penyakit yang memang sudah diderita seorang pasien sebelumnya. "Udara dingin banyak menyebabkan jamaah menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Hidung mereka tiba-tiba berdarah, atau biasa disebut mimisan," ungkap Zainuswir.
(djo/wiq)











































